Y u d i S u t a r s o

Kuliah Manajemen Pemasaran

mp : Rokok dan Perda KTR

pic from www.rokok.komunikasi.org

Produk rokok adalah produk yang dilematis, disatu sisi produk ini dikatakan bermanfaat tapi juga dikatakan berbahaya. Disatu sisi pemerintah sepertinya melarang, membatasi dan mengingatkan akan rokok, tapi cukai rokok dengan senang hati diterima. Sehingga memasarkan produk rokok lama-lama juga akan menghadapi kesulitas. Pemerintah telah menentukan ketentuan bahwa setiap iklan rokok harus mencantumkan peringatan pemerintah. Gerakan anti rokok juga menunjukkan aktivitas yang tak pernah berhenti. Bahkan ketentuan dunia yaitu FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) yang diadopsi oleh seluruh 192 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), juga memberikan ketentuan ketat tentang pemasarn rokok.

Ada aturan dalam FCTC yang menyebutkan bahwa bungkus rokok harus mencantumkan secara jelas bahaya merokok dan kandungan bahan berbahayanya. Disepakati bahwa peringatan bahaya rokok-dalam bentuk berbagai gambar penyakit dan tulisan bahaya rokok-akan mencakup minimal 30 persen sampai setengah dari permukaan depan bungkus rokok. Pencantuman istilah low, light, mild, dan lain lain yang selama ini menyesatkan, tidak boleh digunakan lagi. Soalnya, sebenarnya tidak ada penurunan bahaya yang bermakna dengan penurunan kadar tar dan nikotin dengan cara ini. Istilah itu hanya memberi kesan rokok “aman” sehinggga si perokok cenderung merasa “boleh” merokok dan bukan tidak mungkin akan mengonsumsi rokok lebih banyak lagi karena merasa mengisap rokok “ringan”. FCTC juga melarang segala bentuk iklan rokok, langsung atau tidak langsung. Kenyataan menunjukkan, banyak sekali remaja mulai merokok akibat melihat iklan, apalagi yang diperankan oleh wanita cantik atau pria gagah. Maka yang perlu diingatkan adalah merokok akan menimbulkan kulit keriput, bukan kecantikan. Merokok pun memicu sakit paru dan jantung, bukan kegagahan. FCTC juga mengatur bahwa pelarangan iklan harus diimbangi dengan digalakkannya penyuluhan kesehatan (Kompas, Sabtu, 31 Mei 2003).

Dalam kasus lokal, baru-baru ini, Pansus DPRD Surabaya juga akan membahas Raperda Kawasan Tanpa Rokok , sebagaimana diberitakan Jawa Pos Kamis 27 September 2007. Berita selengkapnya dapat didownload disini. Perusahaan rokok kedepan akan menghadapi tantangan lingkungan yang bisa jadi sangat berat di Indonesia. Sekalipun belum seperti di tempat lain, namun  perlahan tapi pasti akan muncul tantangan lingkungan itu. Kalau Anda diminta nasehat kepada perusahaan rokok, apa yang Anda nasehatkan ?

SElamat bekerja….

September 27, 2007 - Posted by | Manajemen Pemasaran

46 Comments »

  1. ass.
    menurut saya advice yang tepat yaitu perusahaan tidak hanya melihat aspek profit saja namun juga aspek kesehatan pengguna dan bukan pengguna yang terkena imbas asapnya. sebaiknya perusahaan rokok berlombal-omba menemukan solusi untuk membuat alternatif yang tidak merugikan kedua belah pihak.

    misalnya saja perusahaan rokok melakukan penelitian dan menyari solusi pembuatan rokok tanpa mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan kesehatan pengguna maupun bukan pengguna yang terkena imbas asapnya. pasti dapat ditemukan pengganti bahan2 yang membahayakan kita itu dengan kemajuan teknologi.

    pasti dengan ditemukan solusi tersebut semua orang tidak perlu khawatir lagi akan efeknya dan perusahaan masih dapat meningkatkan profit. cara memasarkannyapun dapat dilakukan kemasan yang menarik dengan advice yang mendasar.

    makasih

    Comment by suprianto | September 27, 2007 | Reply

  2. Eehm….ehm…rokok!!!!
    saya juga perokok malahan saya mulai merokok dari saya
    duduk dibangku SD …..
    Bicara tentang rokok di kota metropolitan rokok tersebut bukan hal yang aneh lagi atau malah berkesan biasa..dan makin bertambah jumlah konsumennya baik cewek maupun cowok…
    hal ini disebabkan faktor lingkungan atau dari diri sendiri.Sebenarnya pabrik rokok itu tidak sepenuhnya salah karna menjual rokok kepada masyarakat luas, walaupun sekarang banyak larangan untuk memperiklankan bentuk – bentuk rokok melalui televisi, koran ataupun radio.Coba saja dari dulu image rokok di mata masyarakat itu jelek karna dapat menimbulkan berbagai macam penyakit mungkin saat ini masyarakat jarang yang merokok.
    jadi sebenernya semua ini kembali ke diri kita masing-masing.

    untuk pabrik-pabrik rokok sebaiknya mulai membatasi ruang lingkup pejualan mereka agar masyarakat khususnya anak-anak tidak tertular virus rokok tersebut dengan cara memberikan peringatan atau tulisan tentang bahayanya merokok.Dan juga memberi peringatan misalnyanya:
    “rokok tidak dijual kepada orang yang belum dewasa”

    Mungkin dengan salah satu cara dari seratus cara lainnya agar pecandu rokok didunia ini dapat berkurang dan kita bisa hidup sehat tanpa asap rokok!!!

    Comment by Rizky kurniawan | September 27, 2007 | Reply

  3. Rokok………??!!?? oH nO….!!!!!!!!!
    jujur sebenarnya saya kurang setuju dengan pengguna rokok,apalagi sampai perokok berat.Secara logis saja tidak ada manfaatnya,justru membahayakan!!dan sangat banyak sekali orang-orang yang mengidap penyakit kronis bahkan mengalami kematian karna efek rokok yang dikonsumsi bertahun-tahun lamanya,tragisnya padahal mereka tau bahayanya rokok.Yaa…mungkin awalnya seperti RIZKY kali ya..?yang bahkan mengkonsumsi dari SD,jadi hati-hati ya nak..,kuatkan imanmu mulai sekarang ^,~

    Untuk perusahaan rokok sudah baik dari segi promosi iklan karena lebih ke human interest,sosial,atau tidak langsung mengobyek pada pengguna rokok/sedang merokok,serta selalu melampirkan bahaya mengkonsumsi rokok.Hanya saja saran saya apabila melakukan promosi berupa sponsor terhadap suatu event harus tau target marketnya seperti apa??jangan pada saat event pelajar mereka menawarkan kucuran dana yang sangat menggiurkan hampir 90%dana ditanggung oleh sponsor tetapi dengan syarat setiap pengunjung yang datang diberi sampel rokok?!jadi setidaknya mengurangi pengguna rokok sejak dini.Dan kasihan juga mereka-mereka yang tidak ikut merokok tetapi menjadi perokok pasif karena tidak sengaja menghirup asap rokok yang sangat berbahaya.

    Jadi berfikirlah berkali-lali lipat apabila ingin mencoba rokok,karena awal dari coba-coba bisa mengakibatkan suatu kefatalan!!

    Comment by Nursita Titi Zahara | September 28, 2007 | Reply

  4. Jikalau Saya memang harus memberi nasihat kepada Pimpinan Perusahaan Rokok, terus terang Saya cukup keder, karena harus berhadapan dengan “orang-orang besar dan terkaya’ senegeri ini. Memang Kita tidak boleh takut terhadap orang kaya, tapi Kita juga harus realistis dong. Kita tidak mungkin menghadapi orang-orang yang hanya bilang “a” saja semua orang sudah “harus” tunduk karena kekuasaan mereka. Dan menurut data yang Saya dapat dari koran Jawa Pos sekitar dua bulan yang lalu, Orang terkaya di Indonesia ini adalah pemilik atau bos rokok Djarum yang berlokasi di Kudus. Pun tempat kedua, yang ditempati oleh pemilik rokok Gudang Garam di Kediri. Baru tempat ketigalah yang diisi oleh pemilik perusahaan non-rokok.
    Hal inilah yang membuat para petinggi di negara ini tidak dapat tegas dalam membuat peraturan pelarangan pemrokduksian, pendistribusian, dan pengonsumsian rokok. Karena memang mereka(bos perusahaan rokok)lah yang menyumbang devisa paling besar untuk cadangan devisa negara ini.
    Tapi kalau memang HARUS, ya Saya akan menasihati mereka seperti ini:
    “Harap dalam menjalankan suatu usaha itu memperhatikan norma dan etika yang baik. Maksud Saya, mereka harus mempertimbangkan kesehatan para konsumen(faktor yang paling penting dalam kegiatan usahanya) yang selama ini mereka abaikan. Ya,,, memang tidak benar-benar langsung membahayakan si…. cuman kan akibat jangka panjangnya juga sama saja.
    Jadi, solusi yang terbaik adalah peminimalisasian produksi rokok, rokok-rokok yang beredar di seluruh pelosok negeri ini harus dikurangi. Dengan begitu, orang-orang akan susah mendapatkannya. Dan kalau menilik dari segi penurunan profit karena sedikitnya rokok yang diproduksi, hal itu bisa diatasi dengan harga rokok yang dinaikkan. Dengan begitu orang-orang akan berpikir dua kali untuk membeli dan mengonsumsi rokok, dan dari pihak perusahaan, mereka akan tetap dapat memperoleh profit tinggi. Disamping itu, hal tersebut juga dapat menaikkan image rokok tersebut. Jadi tidak terkesan murahan,,,
    Kita lihat saja produk-produk mahal di negeri ini, seperti mobil BMW, McLaren Mercedes dan lain sebagainya. Mereka tetap mengoperasionalkan usahanya kan? malahan mereka menjadi lebih kaya.
    Hal tersebut sangat bisa ditiru dan dilakukan oleh pemilik perusahaan rokok di negeri ini, dengan strategic planning yang bagus tentunya.
    Terima kasih.

    Comment by Sitta Su'aidah | September 28, 2007 | Reply

  5. Menurut saya,
    Produksi rokok bahan bakunya kalau bisa tidak menggunakan nikotin. Mereka bisa menggantinya dengan sesuatu yang menyehatkan, seperti pada “syisha(rokok versi arab)” yang bahan bakunya dari buah-buahan. Ya… dengan diberi nama unik seperti “bio-rokok” mungkin. Cukup menarik bukan?? Jika di bahan bakar mobil ada bio-fuel, di rokok juga harus ada bio-rokok dong!! Rokok yang menyehatkan.
    Terima kasih

    Comment by siti fatimah | September 28, 2007 | Reply

  6. menurut saya dalam hal ini, sebenarnya bukan kesalahan perusahaan rokok sepenuhnya. karena pemerintah belum sepenuhnya melarang penggunaan rokok. dan tidak konsekuen terhadap peraturan yang sudah dibuatnya karena bagaimanapun juga penghasilan terbesar di negara kita. jadi sebaiknya ke 2 belah pihak baik dari pemerintah maupun pihak perusahaan ikut berperan serta dalam usaha pencegahan penggunaan rokok. jadi apabila pemerintah sudah melancarkan peraturan di larang merokok, maka perusahaan hendaknya juga ikut mendukung upaya tersebut dengan cara tidak menjual rokok sembarangan, misalnya : dijual pada tempat-tempat tertentu seperti kafe, supermarket, dan yang tidak sembarang tempat deh pokoknya!! supaya jauh dari jangkauan anak-anak yang iseng pengen ikutan ngerokok. ya saya rasa cukup sekian dan terima kasih.

    Comment by liona eralong | September 28, 2007 | Reply

  7. menurut saya…..Jika saya harus komentar,saya akan katakan bawa saya benar-benar tidak setuju dengan hadirnya sebuah “Rokok”Karena Selain merusak kesehatan kita,Rokok juga akan merusak Generasi Muda di Indonesia ini.Oleh kaerena itu Sebaiknya Pabrik-Pabrik Rokok yang ada di Indonesia Setidaknya jangan terlalu banyak karena jika terlalu banyak maka untuk memiliki Rokok akan mudah di dapat Apalagi jika Semakin banyak Pabrik Rokok maka persaingan di dalam wilayah pemasaran semakin ketat.Jadi Semua Pengusa Rokok di indonesia Akan membuat produknya yang terbaik dari yang lainnya Meskipun Perbaikkan yang akan dilakukan oleh Pengusa rokok itu Akan berdampak fatal.Jadi Menurut saya Sebaiknya Adanya Rokok dibatasi dan juga harga Rokok di permahal agar para pemakai rokok akan berfikir panjang untuk membelinya.Jika kebiasaan ini terbiasa di jalankan maka setidaknya para pemakai rokok akan tidak terbiasa merokok dan juga tidak akan tergantung oleh rokok,tetapi jika sebaliknya maka semua orana terutama semua “laki-laki”akan terus tergantung aktifitasnya oleh rokok memang jika kita menginsumsinya hanya sekali atau pun dua kali kita tidak akan merasakan dampaknya tetapi jika kita mengonsumsinya Bertahun-tahun maka kita akan terkena dampaknya ,contohnya seperti:kangker,jantung,impoten,dan juga gangguan kehamilan(jika itu perempuan).Jadi Jika kita ingin hidup sehat lahir maupun batin maka setidaknya kita jauhi “rokok”.Dengan begitu insaallah kita akan terjauh oleh penyakit.oleh karena itu jika kita tidak terbiasa oleh rokok maka kita setidaknya kita sudah menjadi penerus indonesia yang baik meskipun banyak orang yang berkata orang yang tidak merokok terutama laki-laki sering di katakan “Banci”Menurut aku orang laki-laki yang berwibawa ataupun Pemberani bukan karena rokok tetapi Orang laki-laki yang tangguh itu di lihat dari kepribadiannya.Jadi menurut aku Alangkah baiknya kita tidak mengonsumsi rokok.

    Comment by Dwi Indah Puspita Sari | September 28, 2007 | Reply

  8. malem pak….
    klo bahas rokok dalam MP memang ithu hal yang mengasyikkan cz saya juga perokok.. meskipun dalam bungkus rokok tercantum dengan jelas akibat dari rokok para konsumen rokok pun tidak jerah2nya dengan rokok.. dalam hal seperti ini di sebabkan rokok dapat membuat para penggunanya merelakskan pikiran itupun cuma sebentar..
    Menurut saya nasihat yang saya berikan buat para produsen rokok hendaknya memberikan rambu2 yang keras buat para perokok..tapi dilain pihak para produsen juga membutuh juga laba untuk mengembangkan usahanya.
    jadi kesimpulan yang dapat saya ambil dari komentar ini adalah produsen dengan konsumen memang makhluk sosial yang saling membutuhkan dan hendaknnya para perokok juga mulai saat ini mengurangi rokok yang dapat membuat kita sakit…..

    thx buat ini semua cz dari ini semua saya mulai sadar dengan akibat dan dampak yang di timbulkan dari rokok….GBU..

    Comment by wahyu yustiharja | September 29, 2007 | Reply

  9. Em..mmm >_<
    memang untuk sekarang ini saya tahu bahwa rokok merupakan suatu kebutuhan hidup terutama bagi kaum lelaki, tetapi masyarakat dan perusahaan seharusnya lebih tau tentang bahayanya rokok… bahwa rokok itu dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti yang kita ketahui sekarang ini. untuk itu mungkin nasehat yang dapat saya berikan bagi perusahaan rokok emmmm…bahan-bahan berbahaya yang ada di dalam rokok mungkin dapat dikurangi dan kalau bisa malah dihilangkan. n” kalau bisa bahan bahan tersebut malah diganti dengan bahan2 yang bervitamin buat tubuh.misalnya saja untuk sekarang ini cara merokok yang ada diarap ( g tau namanya apa…..) yang ada rasa buah – buahan, coklat dll.mungkin itu bisa dicontoh buat perusahaan rokok yang ada di indonesia.

    ” Ingat….. Ingat….. . perusahaan yang menjual rokok dengan bahan yang berbahaya itu berarti menjual kematian pada Masyarakat… !!!!!!!!!!!!

    Comment by Hardian Nurul .A. | September 30, 2007 | Reply

  10. Rokok identik dengan seorang laki-laki. Kebanyakan orang bilang rokok adalah symbol dari kejantanan seorang laki-laki. Terkadang sebagian perempuan ada juga yang mencicipi ataupun memakai rokok itu sendiri. Walaupun kebanyakan mereka sudah mengetahui dan mengerti dampak dari rokok itu sendiri.
    Bahan dari rokok itu sendiri salah satunya sudah tercampur dengan vaksin yang mengandung racunyang dapat merusak tubuh, seperti ; hipotensi, kangker, gangguan kehamilan dll. Rokok sangat berbahaya bagi siapa saja baik pengguna aktif maupun pasif. Dengan adanya rokok itu dunia membentuk suatu organisasi dan memperingati Hari Anti Rokok Sedunia, dengan adanya peringatan itu para masyarakat terutama pemakai rokok diingatkan dmpak dari rokok iti sendiri meskipun begitu rokok dalam pangsa pasar masih laku.

    Comment by ita mahfludliyah | October 1, 2007 | Reply

  11. siang pak
    kalau menurut saya sebaiknya perusahaan harus meneliti lebih lanjut tentang bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam produksi rokok itu sendiri,apabila kandungannya banyak dari nikotin atau sebangsanya lebih baik kadarnya dikurangi.dan perusahaan itu sendiri harus meninjau lebih ulang siapa-siapa saja pemakainya.jangan sampai anak-anak di bawah umur misalnya anak-anak SD,menjadi perokok.karena yang saya tahu mereka awalnya coba-coba atau tidak jentel kalau tidak merokok tapi pendapat mereka salah,malah melalui rokok bisa membuat mereka akan dekat akan kematian.sebaiknya perusahaan-perusahaan yang memproduksi rokok mencatumkan akan bahaya rokok, karena dengan itu bisa membantu pemerintah mengurangi angka kematian

    Comment by vira rahayu | October 1, 2007 | Reply

  12. Yang akan saya katakan pada perusahaan rokok apabila saya diminta nasehat untuk perusahaan rokok adalah..
    yang pertama pastinya saya akan menyadarkan tentang bahaya rokok agar perusahaan tersebut mau mengerti dan mampu mengambil keputusan untuk menutup perusahaan rokok tersebut.atau paling tidak agar perusahaan tersebut mengganti bahan baku dari rokok tersebut dengan bahan lain yang tidak membahayakan bagi para konsumen.

    tentang iklan yang tidak sesuai dengan kenyata’an. sebaiknya perusahaan lebih memperdalam etika bisnis karena iklan yang tidak sesuai dengan kenyata’an secara langsung dapat di katakan sebagai penipuan yang tidak sesuai dengan etika bisnis dalam lingkungan pemasaran bisnis untuk memperhatikan kepentingan dan kesehatan konsumen..dan justru dapat memberikan dampak yang buruk bagi konsumen karena konsumen tidak diberitau kebenaran setelah mengkonsumsi rokok tersebut akan berakibat buruk bagi konsumen itu sendiri.

    perusahaan seharusnya juga memikirkan dampak kedepannya bagi perusahaannya itu sendiri. dengan bertambahnya pengguna rokok tersebut dapat diprediksikan bahwa akan menambah banyak pesaing lagi yang akan bermunculan yang dapat memperketat perluasan pemasaran.
    selain itu asap yang ditimbulkan dari rokok tersebut tidak hanya berbahaya bagi pengkonsumsi tapi juga berdampak bagi orang di sekitar perokok dan lingkungan itu sendiri. kalau akibat yang ditimbulkan sudah sangat mengganggu maka masyarakat tidak segan- segan akan melakukan aksi demo..dalam hal ini pemerintah juga tidak akan tinggal diam menghadapi demo massa tersebut walaupun rokok itu sendiri memberikan pemasukan yang amat sangat besar pada negara..dan akhirnya perusahaan akan ditutup..
    saya harap dengan adanya ancaman tersebut dapat membuka hati para pengusaha rokok untuk sadar diri..

    Comment by fifit darmayanti | October 1, 2007 | Reply

  13. perkembangan jaman sekarang ini memang merokok bukanlah hal yang tabu, hal ini bisa dilihat dari para pemakai rokok tersebut. mulai dari anak-anak sampai orang dewasa baik pria maupun wanita, hal ini mereka lakukan karuna pengaruh teman atau juga perkembangan jaman yang semakin modern.

    memang disatu sisi merokok sangat mengasikkan, tapi disatu sisi, merokok juga dapat membahayakan kesehatan manusia.
    hal ini tidak terlepas dari peran pemilik perusahaan rokok tersebu, jika bisa dalam menjual produk rokok, mereka memperhatikan dampak positif dan negatif bagi pemakainya dan tidak hanya mencari keuntungan semata.hal ini bisa dilakukan dengan cara memberikan peringatan keras bahaya merokok bagi kesehatan,bisa juga mengganti bahan yang berbahaya dalam rokok dengan sesutu yang tidak merusak kesehatan.contohnya: mengganti nikotin dengan sari buah.

    pemerintah juga hrs ikut berperan dalam mengurangi tingkat pemakai rokok, yang telah diterapkan sekarang misalnya di ibu kota telah dilaksanakan pemberian sanksi kepada orang yang merokok ditempat umum. hal ini juga sangat efektif karena bisa menekan pemakaian rokok secara bertahap.

    terimakasih atas perhatiannya…….

    Comment by arie budi kusuma | October 1, 2007 | Reply

  14. Rokok identik dengan seorang laki-laki. Kebanyakan orang bilang rokok adalah symbol dari kejantanan seorang laki-laki. Terkadang sebagian perempuan ada juga yang mencicipi ataupun memakai rokok itu sendiri. Walaupun kebanyakan mereka sudah mengetahui dan mengerti dampak dari rokok itu sendiri.
    Bahan dari rokok itu sendiri salah satunya sudah tercampur dengan vaksin yang mengandung racun yang dapat merusak tubuh, seperti ; hipotensi, kangker, gangguan kehamilan dll. Rokok sangat berbahaya bagi siapa saja baik pengguna aktif maupun pasif. Dengan adanya rokok itu dunia membentuk suatu organisasi dan memperingati Hari Anti Rokok Sedunia, dengan adanya peringatan itu para masyarakat terutama pemakai rokok diingatkan dmpak dari rokok iti sendiri meskipun begitu rokok dalam pangsa pasar masih laku.

    Comment by ita mahfludliyah | October 1, 2007 | Reply

  15. aduuh rokok,gak banget deeh!!!!,apalgi cowok rokoan,jijay bo’….

    menutut saya larangan dalm merokok di depan umum merupakan hal yang sangat saya setujui karena hal itu akan berdampak baik pada masyarakat baik fisik maupun psikis.
    selain itu merokok merupakan hal yang tidak baik bagi masyarakat.selain merusak kesehatan juga tidak bauik bagi lingkungan sekitar.
    yang akan saya sarankan selaku masyarakat umum kepada perusahaan rokok.
    sebaiknya perusahaan rokok tersebut memberi pesan moril kepada perokok akan dam pak buruk dari pada rokok tersebut.

    ^_^

    Comment by rizka ratna | October 1, 2007 | Reply

  16. rokok..,,,,malezz yoo!!!!!

    larangan akan merokok yang telah di canangkan oleh pemerintah akhir-akhir ini belum teralisasi secara efektif.hal ini di karenakan banyak masyarakat yang belum menyadari akan dampak yang tersembumyi dalam rokok tersebut.
    saya menyarankan kepada pemerintah agar larangan akan merokok di depan umum agar lebih dipertegas lagi agar para perokok tersebut merasa jera akan asngsi nyang akan di berikan pemerintah bagi yang merokok di depan umum,
    dan saya akan tidak lupa menyarankan kepada piha produsen rokok agar memberikan pesan moril pada setiap iklan dan pesan pada tiap bumgkus dan kemasan dari pada rokok tersebut

    demikian yang dapat saya saranka pada perusahaan rokok,semoga perusahaan tersebut dapat membaca dan menggubris saran saya

    amiiin….,,,
    say no to smoke…,,,,,,

    Comment by aringa puspa | October 1, 2007 | Reply

  17. Ass…
    Di negara kita ini bea rokok memang memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap income Devisa negara,sehingga pemerintah cukup sulit untuk menghentikan peredaran rokok…………..
    Meskipun dampak buruk dari merokok cukup mencekam,bahkan ada yang berkata apabila kita merokok maka sama halnya kita mengurangi jatah hidup kita, tapi pada kenyataannya para perokok tidak mau mengerti tentang bahayanya merokok…….

    Saya pikir menghilangkan kebiasaan untuk tidak merokok memang sangat sulit dihilangkan karena di dalam bahan baku rokok tersebut terkandung zat yang bisa mengakibatkan seorang perokok menjadi kecanduan…..

    Tetapi dengan jumlah permintaan yang cukup banyak,produsen rokok tidak dapat menghentikan begitu saja produksi rokoknya atau mengurangi produknya dengan melihat permintaan yang cukup banyak itu……….

    Sehingga diperlukan Kesadran kepada produsen rokok untuk juga memperhatikan kesehatan bagi pengguna,misalnya mengganti bahan baku dengan bahan baku lain yang bisa mengurangii dampak buruk bagi perokok….Dari segi manajemen pemasarannya apabila kita menjual produk yang sama tetapi dengan kualitas lebih yang lebih baik maka otomatis permintaan akan semakin banyak dan hal ini akan menambah profit bagi produsennya……..
    dapat kita lihat,banyak sekali saat ini para pebisnis memanfaatkan bahan baku yang dilihat orang tidak ada harganya tetapi bisa menjadi produk yang sangat menjanjikan atau dengan kata lain memilki harga yang sangat lebih…..”Apakah produsen Rokok Tidak bisa begitu???”

    Sudah saatnya Produsen rokok memberikan produk rokok yang sehat bagi konsumennya,karena dari dulu kita hanya melihat bungkusnya saja yang bagus tetapi belum bisa diminimalisir akibat buruknya…….

    komentar terkhir yaitu sebaiknya bungkus rokok juga disertakan surat kesehatan dari depkes agar bahaya bagi perokok dapat ditekan………….

    Makasih…

    Comment by Didik Nur Cahyono | October 1, 2007 | Reply

  18. menurut saya menanggapi dari pada kasus yang terjadi di jawa timur yang berkaitan akan larangan dari pada merokok di depan umum,saya sangat setuju akan adanya peraturan yang melrang para perokok merokook sembarangan.

    larangan akan merokok di depan umum akan berdampak positif bagi kota surabaya baik lingkungan maupun sumber daya manusianya.
    yang akan saya sarankan kepada pemerintah agar larangan tersebut dapat berjalan secara efektif, yaitu sebaiknya pemerintah memberi sangsi yang tegas bagi pelannggar yang melanggar aturan tersebut.

    yang kedua saya akan menyarakan kewpada perusahaaan rokok agar memberikan pesan moril yang dapat di baca dan di mengerti oleh para perokok .pesan tersebut yang bertujuan agar perokok tersebut memahami dan akan jera akan dampak bahaya dari pada rokok tersebut.

    agar keinginan saya itu dapat terealisasi saya juga pesan moril itu juga di sosialisasikan di depan umum,seperti memberi spanduk dan reklame2.

    demikian yang dapat saya ucapkan,atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih…..,,,,,^_^

    Comment by haryo | October 1, 2007 | Reply

  19. Menurut saya, merokok tidak ada manfaatnya sama sekali!!!!
    Hanya menimbulkan berbagai macam penyakit dan merugikan keuangan si perokok/keluarga. Dan juga menyebabkan kulit cepat keriput, bau mulut tidak sedap, gigi menguning, menyebabkan bibir berubah warna menjadi hitam. Bagi wanita, merokok dapat mengurangi kecantikannya dan juga menyebabkan kemandulan.

    Daripada membakar uang untuk membeli rokok, lebih baik untuk biaya pendidikan anak-anak mereka.

    Seharusnya pemerintah lebih menegaskan lagi larangan untuk merokok. Jangan hanya memanfaatkan perusahaan untuk menerima cukai rokok itu sendiri.

    Nasehat saya untuk perusahaan rokok, masih banyak usaha lain yang lebih baik daripada usaha rokok. Mungkin salah satu contohnya usaha batubara yang kini lagi trend. Karena harga minyak bumi dunia sedang melambung.

    Sekian komentar dari saya.
    Terima kasih…..

    Comment by Dies Novita | October 1, 2007 | Reply

  20. Jika Qta mendengar kata “Rokok”, maka bayangan Qta akan sesuatu yang membuat Qta menjadi ketagihan dan ingin mencobanya lagi. Apalagi sekarang semakin banyaknya merek rokok yang beredar saat ini dan didukung banyaknya para konsumen. Dengan banyak merek rokok ada maka banyak pula perusahaan yang ingin memproduksi rokok dikarenakan akan mendapatkan keuntungan yang berlipat.

    Saran bagi perusahaan rokok untuk tidak memproduksi dan menutup usahanya, sedangkan bagi pengusaha yang ingin tetap meneruskan usahanya dapat menekuni usaha lainnya yang tidak membahayakan konsumennya.Salah satu contoh usaha yang dapat dilakukan adalah usaha garmen karena setiap orang pasti akan membutuhkan baju untuk digunakan setiap harinya. Untuk Pemerintah agar mencabut ijin produksi serta pengedaran rokok dan mengijinkan usaha lain yang tidak berbahaya bagi konsumen.

    Inilah komentar sedikit dari saya, pabila ada kata-kata yang salah atau salah-salah kata mohon dimengerti
    Thank you very much…………

    Comment by kurnia dwi Santi Herawati | October 1, 2007 | Reply

  21. Menurut saya rokok tidak” penting” sama sekali!!! bikin pusing aja kalau kena asapnya,selain itu dapat menimbulkan banyak penyakit pula,dan dapat menghabiskan uang aja?.Daripada beli rokok mendingan beli yang lebih bermanfaat aja.Sebagai masyarakat umum saya sangat setuju sekali atas larangan untuk tidak merokok ditempat umum,karena dapat mengurangi polusi udara,juga membuat dilingkungan sekitar jadi lebih sehat.

    Masyarakat juga harus diberi penyuluhan serta memasarkannya dengan memasang spanduk atau pamflet bagaimana bahayanya mengkonsumsi rokok secara berlebihan.Dengan adanya penyuluhan tersebut diharapkan berkurangnya pengguna rokok.

    Selain masyarakat, pemerintah harus lebih tegas lagi dalam memberikan sangsi kepada para perokok ditempat umum,karena ini juga dapat membuat jera bagi para perokok.

    Pemerintah harus lebih tegas dalam membuat peraturan-peraturan bagi produsen rokok karena apabila perusahaan rokok memproduksi rokok secara besar-besaran tanpa adamya larangan maka para konsumen akan lebih banyak lagi yang mengkonsumsi rokok,sebagai produsen yang baik sebaiknya harus mempunyai solusi supaya bahan-bahan rokok yang digunakan tidak membahayakan bagi penggunanya,jangan memikirkan profit saja,tetapi harus memikirkan kesehatan masyarakatnya juga donk!!!

    Terima kasih…….

    Comment by Meike Yulia Susamti | October 1, 2007 | Reply

  22. Ass.

    membahas masalah rokok memang menarik karena rokok merupakan aset negara atau merupakan pemasukan negara yang cukup besar walaupun itu banyak merugikan masyarakat menurut saya, tetapi masyarakat tidak akan memikirkan betapa merugikannya sebuah rokok itu. dan rokok sangat diminati oleh masyarakat luas mulai dari kalangan kecil sampai ke atas. Jadi perusahaan rokok sangat pandai dalam memasarkan produk – produknya tersebut dan sangat tepat apabila dipasarkan di masyarakat Indonesia.

    tetapi perusahaan rokok sendiri harus melihat apakah rokok yang dibuat itu dapat membahayakan masyarakat atau tidak apabila dapat membahayakan harus secepatnya dikurani besar nikotin yang dikandung dari rokok tersebut karena produk rokok tidak bisa dihentikan begitu saja karena merupakan aset negara. Sehingga perusahaan rokok harus menemukan produk terbaru yang tidak begitu membahayakan masyarakat luas, mungkin dengan membuat rokok yang dari bahan rempah – rempah atau buah-buahan ya seperti di Negara arab walaupun berupa rokok tapi itu tidak membahayakan kita sebagai perokok.

    produk tersebut kemungkinan tidak akan kalah dengan produk sebelumnya karena produk yang baru ini berasal dari bahan – bahan yang sehat dan baik serta tidak mengandung nikotin. Jadi itu merupakan saran yang tepat bagi perusahaan rokok ” jadi tidak perlu untuk menghentikan produknya tapi hanya mengganti produk yang lama dengan produk yang baru dari bahan alami “

    Comment by dian kusuma | October 1, 2007 | Reply

  23. Ass.Wr.Wb

    HE…he….he….!!!
    wadunck….!!!Klo bicara tentang rokok_Hal itu sampai saat ini masih menjadi dilema masyarakat kita, Betapa tidak?
    …Emang sich klo dilihat dari sudut pandang KESEHATAN rokok itu dianalogikan bom waktu bagi perokok aktif yang sewaktu-waktu
    yang siap mengambil nyawa perokok itu sendiri tentunya kematian yang sangat menyakitkan_ichhh….Akyuuttt…but Goverment sendiri meraup untung dari bisnis rokok yang ada melalui PAJAK_emang sich meskipun pemerintah sudah menghimbau pada masyarakat tentang dampak rokok_tapi pemerintah sulit untuk membunuh bisnis rokok itu sendiri
    ….Seperti yang kita tahu bahwa Penerimaan Negara yang terbesar adalah penerimaan dari sektor PAJAK. Hal itu khan sudah ada dalam RAPBN yang sudah menjadi schedul pemerintah setiap periode.

    ……coba teman-teman bayangkan kalau bisnis rokok di Indonesia dimatikan_Pasti hal tersebut sangat menimbulkan dampak pada sektor ekonomi_terutama dalam hal devisa, Kalau -penerimaan pajak kita turun!!otomatis devisa kita khan berkurang hayoo…, truzz selanjutnya apa? tentunya tingkat INFLASI pasti meningkat drastis_KLo udach gini sapa yang repot? pasti semuanya kan!!! ikut merasakan dampaknya_wong sekarang aja Indonesia posisi keuangannya udach defisit banget_liat aja antara revenue dan expenses pasti besar pengeluarannya kan!Liat pada APBN_hal itu dipengaruhi oleh pembayaran cicilan hutang Indonesia yang semakin membengkak_padahal selama ini yang dibayar pemerintah itu bukan hutang pokoknya tapi BUNGA-nya aja_KAlo temen-temen udach ambil PI pasti tahu.
    …untuk itu gak mungkin kan kalo perusahaan rokok ditutup hal yang sangat IMPOSSIBLE sekali…meskipun saya sendiri gak setuju kalo perusahaan rokok di Indonesia semakin menunjukkan konsistensinya di sektor bisnis Indonesia…Kasihan kalau bisnis mereka ditutup tingkat pengangguran malah meningkat…kan perusahaan tersebut wadah untuk menyerap tenaga kerja..

    …Ok!kembali ke konteks awal!! saran saya untuk perusahaan rokok bahwa mereka ngga’ apa-apa tetap eksis pada bisnisnya_tapi mereka mesti tahu kalo rokok itu sangatlah membahayakan konsumennya_untuk itu kadar tar dan nikotin agar diturunkan sebanyak mungkin_meskipun masih bahaya tapi kan dikit!!! toh kesehatan itu kita kembalikan lagi pada perilaku konsumen…kalau masyarakat sadar dampaknya pasti berangsur-angsur perokok di INdonesia berkurang…AMIEN

    Wss.Wr.Wb

    Comment by Feri Setiawan | October 2, 2007 | Reply

  24. Ass…..
    Dalam kasus ini saya akan memeberikan nasehat kepada perusahaan roko seperti yang teretera pada tema ini. Kita juga tidak bisa menyalahgunakan hal rokok karena rokok salah satu produk yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kita. Dan juga tidak banyak orang yang tidak suka akan rokok tersebut, sebagian besar para kaum adam yang mengkonsumsinya, sebagian kecil kaum hawa pun juga tidak kalah tertariknya pada rokok saat ini, mengingat booming-nya budaya dari luara yang masuk ke indonesia. Dengan melihat seperti kenyataan yang ada, yang telah saya deskripsikan, maka sebagai perusahaan rokok yang bonafit,sebelum kita ingin meminimalisasi produksi rokok karena tudingan yang bukan-bukan,maka kita harus melakukan riset/survey tentang keinginan masyarakat akan rokok tersebut. Jika keinginan mengkonsumsi rokok tambah membeludak,mengapa tidak menciptakan produk tersebut. Maslah kesehatan dan resiko, bagi saya tergantung kesadaran orang itu masing-masing karena setiap orang memepunyai hak dalam melakukan sesuatu yang dia inginkan, asalkan sesuatu itu tidak ekstrim untuk dilakukan.
    Bagi saya seperti itu……..
    Kesadaran adalah segala-galanya untuk membina sesuatu menuju jalan yang lebih baik………
    Wass…….

    Comment by revi arfamaini | October 2, 2007 | Reply

  25. rokok memang masalah yang selama ini sulit sekali untuk diminimalisir.karena banyak produsen-produsen yang semakin lama malah semakin gencar untuk mempromosikan/berlomba-lomba untuk menayangkan iklan yang semakin menarik sehingga hal itu memicu keingintauan konsumen untuk terus mengkonsumsi rokok.

    sebenarnya para pecandu rokok sudah mengetahui apa akibat dari apa yang mereka perbuat.ada macam-macam motif dari seorang konsumen untuk mengkonsumsi rokok misalnya saja agar bisa tampil keren didepan orang lain,ada juga yang tanpa rokok mulut terasa pahit,dan masih banyak lagi.

    rokok disini secara tidak langsung bisa membunuh konsumen yang mengkonsumsinya secara berlebihan dan sudah menjadi kebutuhan pokok.karna dalam rokok itu sendiri terdapat kandunga nikotin,dan bukan juga rahasia umum kalau nakotin merupakan salah satu zat yang berbahaya untuk tubuh dan bisa merusak paru-paru,jantung dan fungsi dalam tubuh manusia lainnya.

    dari yang selama ini saya ketahui ada dua jenis perokok yaitu perokok aktif dan perokok pasif.dimana perokok aktif adalah orang yang secara langsung melakukan tindakan merokok itu sendiri.dan perokok pasif yaitu orang yang berada disekitar perokok aktif dan perokok pasif itu sendiri ikut menghirup asap dari rokok itu.dan sebenarnya yang lebih berbahaya adalah perokok pasif karna bisa saja asap yang dihirup dari perokok aktif itu ad kandungan penyakit.

    mungkin advice yang bisa saya berikan disini adalah diharapkan pada produsen rokok untuk membatasi peredaran rokok,dan meminimalisasi kandungan nikotin yang ada.kalau bisa ya ditutup aja deh tu perusahaan tapi itu kemustahilan deh kayaknya,ya yang terpenting juga mengurangi advertising dimedia-media,dengan itu masyarakat akan sedikit demi sedikit mengurangi perhatiannya pada rokok.seharusnya para produsen rokok juga lebih mengutamakan kesehatan bangsa indonesia itu sendiri.

    GIMANA MAU MAJU NEGARA KITA KALAU MENGHADAPI MASALAH ROKOK AJA SELAMA INI KITA BELUM MENEMUKAN SOLUSI YANG TEPAT.APALAGI MASALAH YANG LEBIH BESAR………..

    Comment by eka puspita wulandari | October 2, 2007 | Reply

  26. sebenarnya para pecandu rokok sudah mengetahui apa akibat dari apa yang mereka perbuat.ada macam-macam motif dari seorang konsumen ngkonsumsi rokok misalnya saja agar bisa tampil keren didepan orang lain,ada juga yang tanpa rokok mulut terasa pahit,dan masih banyak lagi.

    rokok disini secara tidak langsung bisa membunuh konsumen yang mengkonsumsinya secara berlebihan dan sudah menjadi kebutuhan pokok.karna dalam rokok itu sendiri terdapat kandunga nikotin,dan bukan juga rahasia umum kalau nakotin merupakan salah satu zat yang berbahaya untuk tubuh dan bisa merusak paru-paru,jantung dan fungsi dalam tubuh manusia lainnya.

    dari yang selama ini saya ketahui ada dua jenis perokok yaitu perokok aktif dan perokok pasif.dimana perokok aktif adalah orang yang secara langsung melakukan tindakan merokok itu sendiri.dan perokok pasif yaitu orang yang berada disekitar perokok aktif dan perokok pasif itu sendiri ikut menghirup asap dari rokok itu.dan sebenarnya yang lebih berbahaya adalah perokok pasif karna bisa saja asap yang dihirup dari perokok aktif itu ad kandungan penyakit.

    mungkin advice yang bisa saya berikan disini adalah diharapkan pada produsen rokok untuk membatasi peredaran rokok,dan meminimalisasi kandungan nikotin yang ada.kalau bisa ya ditutup aja deh tu perusahaan tapi itu kemustahilan deh kayaknya,ya yang terpenting juga mengurangi advertising dimedia-media,dengan itu masyarakat akan sedikit demi sedikit mengurangi perhatiannya pada rokok.seharusnya para produsen rokok juga lebih mengutamakan kesehatan bangsa indonesia itu sendiri.

    GIMANA MAU MAJU NEGARA KITA KALAU MENGHADAPI MASALAH ROKOK AJA SELAMA INI KITA BELUM MENEMUKAN SOLUSI YANG TEPAT.APALAGI MASALAH YANG LEBIH BESAR………..

    Comment by eka puspita wulandari | October 2, 2007 | Reply

  27. Ass. Bapak Yudi yang terhormat,
    menurut saya memang ini merupakan sebuah dilema bagi saya jika akan memasarkan produk rokok ini, sehingga saya punya dua pendapat yang dilihat dari 2 sisi, yang pertama dari sisi penjual, sebenarnya cukup dengan memastikan kualitas rokok perusahaan anda sudah cukup menarik banyak konsumen membeli produk tsb karena banyak sekali orang indonesia yang merokok. bisa dengan melakukan langkah yang diambil periusahaan Djarum. perusahaan ini sampai tahun kemarin sudah berhasil menyalip kekayaan Gudang Garam yang sebelumnya dominan menguasai pangsa pasar di indonesia. yaitu debgan melakukan diversifikasi lini produk dengan berbagai jenis seperti kretek, mild, dan lain2. kemudian membuat reklame yang tidak harus menampilkan rokok tetapi dengan hal2 lain yang bisa membuat penonton tv fresh dan tidak membosankan karena melulu bentuk rokok. karena iklan tersebut berfungsi memasuki otak para penonton tv. seperti misalnya class mild, enjoy aja!! pelan2 bisa membuat orang hapal dengan produk anda.
    kenudian yang ke-2 dari sisi pembeli. karena bila mempedulikan kesehatan, saya akan menganjurkan perusahaan menjual rokok putihan,yang tidak mengandung nikotin dalam jumlah besar. seperti marlboro dan kansas.

    Comment by irvan sulthoni haris | October 2, 2007 | Reply

  28. Ass…..
    Nasehat yang akan saya berikan kepada Perusahaan rokok yaitu sebaiknya produk rokok sekarang mengalami perubahan dan yang pastinya adalah perubahan bahan baku rokok yang sebelumnya rokok mempunyai dampak resiko buruk yang sangat berbahaya bagi konsumen seperti :serangan jantung,paru-paru,impotensi dll dan dimodifikasi menjadi produk rokok yang sehat…..
    Produsen dapat saja memberikan filter pada produk rokok sehingga dampak buruk terhadap perokok dapat diminimalisir,mungkin dengan produk yang baru ini produsen rokok akan bisa menambah profitnya karena seseorang yang biasanya takut mengkonsumsi rokok,dan dengan munculnya produk rokok yang sehat itu bisa menambah jumlah permintaan…….

    memang sangat sulit apabila menghilangkan seseorang untuk berhenti tidak merokok karena banyak sekali perokok yang bilang bahwa merokok dapat menghilangkan stress dan bagi para pemuda apabila merokok kita akan kelihatan gaul atau pemberani seperti yang terdapat dalam iklan rokok…..

    Perusahaan rokok di negara kita ini juga memberikan sumbangan yang sangat besar terhadap devisa negara,jadi sulit rasanya apabila perusahaan yang ada di indonesia ditutup…..

    Dapat kita lihat juga bahwa daerah -daerah tertentu sekarang banyak digalakkan “kawasan bebas rokok” tapi hal ini sangatlah sulit untuk bisa dimengerti dan diterapkan oleh masyarakat indonesia.seperti halnya dimal-mal kan sudah jelas merupakan kawasan bebas rokok tapi masih banyak ditemui para perokok yang tidak bertanggungjawab yang dengan sengaja merokok disembarang tempat….

    Di indonesia rokok merupakan produk yang pangsa pasarnya sangat tinggi,dan semakin lama permintaan rokok ini semakin meningkat…

    Apapun yang terjadi,saya sebagai generasi muda hanya bisa berharap agar produsen rokok menciptakan produk rokok yang sehat….,ntah itu mengganti bahan baku rokok yang mengandung nikotin dengan bahan baku yang sehat seperti rokok tradisional dari arab,yang menggunakan bahan baku dari buah-buahan atau juga dengan memberikan Filter yang lebih pada batang rokok itu..Sehingga negara ini dapat mengurangi jumlah kematian yang disebabkan karena mengkonsumsi rokok………

    wass….

    Comment by Didik nur cahyono | October 2, 2007 | Reply

  29. ass.wrb.
    menurut saya rokok tuh bahaya banget banyak yang meninggal dengan penyakit paru-paru itu karena disebabkan mereka yang ketergantungan dengan rokok, meskipun di pesan-pesan televisi banyak ditulis merokok dapat menyebabkan kanker dan penyakit lainya, tapi disitu tulisannya kecil soalnya kalau besar nanti konsumen takut untuk membeli rokok, sekarang yang menghisap rokok akan lebih bahaya dari pada yang merokok, kalau di negara-negara lain kan ada ruangan yang khusus untuk merokok, dan barang siapa yang melanggar akan dikenakan sangsi/denda, tapi kalau di indonesia diterapkan seperti itu tidak akan jalan karena kesadaran dari masyarakat kurang, masyarakat indonesia jarang ada yang patuh pada peraturan.
    Sekarang banyak anak-anak yang masih sekolah yang merokok karena pengaruh dari orang-orang yang tidak kasihan terhadap kesehatan mereka, sebutulnya tidak papa tapi tidak etis karena ia masih di bawah umur untuk melakukan hal itu, mungkin kalau perokok akan kurang kalau merokok itu ada undang-undang atau ada ruangan khusus merokok, supaya yang tidak merokok tidak ikut merasakan sesak. bagaimana kesadaran masyakat akan bahaya merokok berkurang ????? saran saya bagi perokok hargailah orang yang tidak merokok karena kasihan dia yang menghisap asap rokok jadi nafasnya sesak atau menghirup udaranya tidak segar.
    Ass.Wrb

    Comment by yeni margaretta | October 3, 2007 | Reply

  30. Ass…

    Dalam kenyataan hidup metropolis seperti di Surabaya ini, apabila kita mendengar kata-kata ROKOK sudah bukan merupakan hal yang tabu lagi di telinga kita. Betapa tidak, dalam kenyataannya sekarang bukan hanya kaum lelaki saja yang mengkonsumsi rokok, para kaum wanitapun sekarang sudah tidak sungkan-sungkan lagi untuk merokok ditempat umum. Bahkan anak-anak yang masih duduk dibangku sekolahpun sudah berani untuk mencoba merokok.

    Memang sudah tidak dapat dipungkiri lagi, rokok merupakan devisa income terbesar buat negara. Tapi apabila dilihat dari segi kesehatan, rokok merupakan penyebab tingginya tingkat kematian manusia. Hal inipun seakan-akan tidak diindahkan oleh perusahaan rokok, bahkan sampai sekarangpun perusahaan rokok malah berlomba-lomba untuk memproduksi rokok dengan saling memperbaiki kualitas rokok mereka. Usaha kecilpun sudah mulai menggepakkan sayapnya untuk berlomba-lomba memproduksi berbagai jenis variant rokok. Hal ini dapat mengakibatkan bertambahnya jumlah pecandu rokok yang dapat mempercepat umur hidup mereka.Padahal dalam pack rokok sudah jelas-jelas dicantumkan akan BAHAYANYA MEROKOK!!! Tetapi tetap saja pecandu rokok semakin meningkat. Karena menurut banyak penelitian bukan hanya perokok aktif saja yang dapat merasakan akibat berbahayanya merokok, perokok pasifpun bisa kena dampaknya.

    Menurut pendapat saya, perusahaan rokok tidak seharusnya mereka memasang atau mempublikasikan iklan rokok mereka ditempat-tempat yang tidak seharusnya. Hal ini harus diperhatikan betul untuk menghindari anak-anak yang masih dibawah umur untuk mengetahui yang mengakibatkan akan ketertarikan mereka. Karena kalau sudah mencoba akan sulit untuk menghindarinya. Selain itu seharusnya pemerintah jangan mudah memberikan ijin untuk perusahaan-perusahaaan baru yang akan mendirikan perusahaaan rokok baru.

    Saya juga ikut mendukung langkah-langkah pemerintah untuk mewujudkan Perda KTR. Hal ini saya rasa dapat menekan jumlah meningkatnya para pecandu rokok, selain itu para perokok pasif juga tidak merasakan akibat berbahayanya asap rokok. Menurut saya apabila Ketetapan Perda KTR disahkan, ini merupakan jurus ampuh untuk mengurangi meningkatnya jumlah pecandu rokok. Karena kita berhak untuk bisa menghirup udara segar, ayo para generasi muda marilah kita hidup sehat………..
    Wss….

    Comment by santy ayu dewanti | October 4, 2007 | Reply

  31. saya sangat setuju ttg Perda mengenai area/wilayah bebas rokok karena saya dan masyarakat umumnya juga berhak menghirup udara bebas rokok. selain membahayakan kesehatan perokok itu sendiri, rokok juga membahayakan kesehatan orang2 yang tidak merokok atau biasa disebut perokok pasif karena mereka mau tidak mau menghirup asap rokok dari si perokok. ihhhh….. sebel banget pastinya!!! kita gak ngrokok tapi kita juga dapet/kena bahayanya!!
    pemerintah daerah harus menindak/memberikan sanksi tegas bagi perokok yang merokok di area bebas asap rokok. biar mereka kapok!!

    sekarang ini semakin banyak produsen memproduksi produk2 rokok mereka dengan berbagai rasa dan dengan iklan yang semenarik mungkin membuat para remaja dan anak muda lainnya tertarik untuk mencobanya dan lama kelamaan akhirnya mereka kecanduan. produsen tidak mencantumkan bahan2 apa saja yang ada di dalam rokok tersebut. mereka hanya mencantumkan bahaya2nya saja.
    pemerintah seharusnya bisa menanggulangi semakin meningkatnya jumlah perokok di indonesia dengan membuat sebuah iklan yang berisikan tentang bahaya2 dan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh rokok.
    produsen saja bisa membuat iklan untuk mengajak merokok tetapi kenapa pemerintah tidak bisa membuat iklan agar masyarakatnya untuk tidak merokok atau paling tidak mengurangi jumlah konsumsi rokoknya.

    nasehat saya untuk produsen rokok, sebaiknya mencantumkan bahan2 apa saja yang terkandung dalam rokok yang diproduksi dibelakang bungkus rokoknya(masa ga cukup sihh. kalo ga cukup,merek rokoknya aja yang dikecilin. hehehe…) jadi masyarakat bisa tahu apa saja yang telah mereka isap jika mereka sedang merokok. dan saya juga menyarankan agar produsen bisa mengurangi bahan2 kimia seperti tar,nikotin dan lain2 yang terkandung dalam rokok atau menggunakan bahan2 yang alami agar bahaya rokok bisa sedikit berkurang.

    Comment by dewi yuniar r | October 7, 2007 | Reply

  32. Ass…….bapak!!!!!
    klo berbicara masalah rokok sepertinya itu adalah suatu ciri khas tersendiri bagi kaum laki-laki. pada umumnya bagi kaum laki-laki rokok adalah sesuatu yang dapat menaikkan image mereka meskipun mereka telah mengetahui bahaya rokok. Dan jika saya dapat memberi nasihat kepada perusahaan rokok, maka nasihat saya yaitu yang pertama, pasti perusahaan harus mengurangi bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan, misalnya saja perusahaan bisa mengambil contoh bahan-bahan yang terkandung dalam cerutu karena bahan-bahan tersebut dinilai tidak membahayakan bagi konsumen dan pecinta tembakau. meskipun harga tembakau itu mahal, akan tetapi perusahaan juga harus memikirkan kesehatan konsumennya. alternatif kedua, perusahaan juga dapat mencontoh kandungan bahan-bahan yang ada pada shisha, yaitu seperti rokok tapi terbuat dari berbagai macam rasa buah, mint, kopi, etc. sekian dan terima kasih……….wass………

    Comment by rifda alpha roudlotul chillia | October 8, 2007 | Reply

  33. Menurut saya, merokok tidak ada manfaatnya sama sekali baik bagi diri sendiri maupun orang lain.Adapun dampak-dampak dari merokok itu sendiri adalah kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan ataupun janin.Selain perokok aktif, perokok pasif pun juga bisa terkena dampak dari perokok aktif.

    Saran saya untuk perusahaan rokok tersebut adalah perusahaan rokok disamping mendistribusikan produknya pada konsumen harus tetap memperhatikan komposisi-komposisi produknya yang baik bagi kesehatan dan selalu mengingatkan kepada konsumen tentang seberapa bahayanya rokok bagi kesehatan tanpa ada batasan produknya.

    Untuk masalah distribusi, produknya tidak ada batasan namun untuk pemasarannya harus perlu dibatasi terutama dalam periklanan melalui media-media massa seperti televisi,koran,majalah ataupun radio yang melarang adanya contoh merokok maupun anjuran-anjuran untuk merokok karena periklanan hanya membuat mutu rokok, kualitas rokok, dan lain-lain tanpa melihat seberapa besar bahaya rokok tersebut.

    Sekian dari saran saya yang bisa saya sampaikan.Apabila ada kekurangan daei saran saya, saya mohon maaf.

    Comment by Dewi Pantisari Yusuf | October 8, 2007 | Reply

  34. Ass. selamat malam pak!
    menurut saya memang rokok adalah produk yang sudah menjadi gaya hidup masyarakat baik bagi kaum laki-laki maupun kaum wanita dari kalangan remaja dan dewasa. Kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa rokok adalah sudah menjadi salah satu kebutuhan mereka dan mampu menciptakan image tersendiri. Mereka telah mengetahui bahaya dari rokok melalui iklan, penyuluhan, berita-berita, etc. akan tetapi jika sudah menjadi faktor kebutuhan dan gaya hidup, maka hal tersebut tidak akan ada artinya.
    Oleh karena itu nasehat dan saran saya untuk perusahaan rokok adalah bahwa perusahaan rokok tidak hanya mementingkan profit yang diterima saja akan tetapi sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pelanggannya maka perusahaan juga harus mengutamakan kesehatan konsumen atau pelanggannya. Perusahaan tetap memproduksi rokok, akan tetapi perusahaan harus mengurangi atau bahkan mengganti bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam rokok. Dan dalam pemasarannya perusahaan bisa mengiklankan rokoknya namun dengan menampilkan bahan-bahan yang telah dikurangi atau diganti tersebut di iklannya. Dengan begitu secara tidak langsung perusahaan telah memberikan 2 sugesti yaitu yang pertama mensugesti konsumen untuk membeli rokok yang telah bebas dari bahan-bahan yang berbahaya dan yang kedua adalah perusahaan juga telah mensugesti konsumen untuk bisa tetap hidup sehat meskipun merokok.
    Selain itu bahan-bahan yang berbahaya tersebut bisa saja diganti dengan bahan-bahan yang terbuat dari rasa buah, kopi, capuccino,coklat,etc. seperti yang terkandung dalam shisa yaitu alat hisap seperti rokok khas Timur Tengah yang tidak berbahaya.
    Terima Kasih!Wass……

    Comment by rifda alpha roudlotul chillia | October 8, 2007 | Reply

  35. Merokok tidak ada gunanya karena merokok dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Adapun dampak-dampak dari perokok aktif yaitu: dapat merusak jantung, paru-paru, gangguan kehamilan, dan kanker.
    Selain perokok aktif, perokok pasif juga dapat terkena dampaknya.
    Nasehat saya untuk perusahaan rokok tersebut adalah untuk distribusinya harus dibatasi terutama dalam periklanan melalui media massa yaitu, televisi majalah, koran, radio, dan internet. Media massa tersebut yang paling harus diwaspadai adalah dari televisi, karena media televisi mayoritas sudah mempunyainya.

    Comment by dewi pantisari yusuf | October 12, 2007 | Reply

  36. Merokok tidak ada gunanya karena merokok dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Adapun dampak-dampak dari perokok aktif yaitu: dapat merusak jantung, paru-paru, gangguan kehamilan, dan kanker.
    Selain perokok aktif, perokok pasif juga dapat terkena dampaknya.
    Nasehat saya untuk perusahaan rokok tersebut adalah perusahaan rokok dsmping mendistribusikan produknya pda konsumen hrs tetap memperhatikan komposisi-komposisi produknya bagi kesehatan dan selalu mengingatkan kpd konsumen tentang bahaya rokok bagi kesehatan tanpa adanya batasan produknya.
    Untuk distribusi produknya tdk ada pembatasan namun untuk pemasarannya harus dibatasi terutama dalam periklanan melalui media massa yaitu tv, majalah, koran ataupun radio yang melarang adanya contoh untuk merokokmaupun anjuran untuk merokok periklanan hanya memuat mutu rokok, kualitas rokok, dan lain-lain.

    Sekian komentar yang dapat saya sampaikan. Jika ada kekurangan saya mohon maaf. Trima kasih

    Comment by dewi pantisari yusuf | October 12, 2007 | Reply

  37. aslkm

    rokok sekarang bukan lah barang lumraha setiap orang tau rokok,malahan anak SMP pun sudah ada yang berani terang2angan merokok,padahal itu belum cukup umur.bermacam2 produk rokok mulai dari Brand yang terkenal sampai rokok yang bisa d bilang rokok ecek2(Brand yang tdk terkenal)bermacam2 perusahaan rokok sedang gencarnya memasarkan produknya lwt comersial break yang bisa di bilang walaupun sekedar iklan bisu tetapi perusahaan tertsebut biasa memasarkan produk2nya secara baik ,selain menjual brand images kadang d comersial break tersebut terdapat nilai nilai pendidikan yang dapat kita petik dari iklan tersebut yang menyangkut masalah masalah yang ada di sekitar kita baik yang kita sadari ataupun tidak.hinga dapat memenuhi akan besarnya permintaan akan rokok di pasaran.
    tak tangung2 prusahan tersebut brani mengeluarkan dana yang tidak sedikit agar mendapat Brand images yang bagus d mata masarakat contohnya bulan agustus kemaren barusa perusahaan rokok terkemuka indonesia mengadakan konser yang di adakan di beberapa kota besar di Indonesia.demi sebuah Brand images yang bagus di mata masarakat.

    Comment by zulfi ramadhan(2006310161) | October 23, 2007 | Reply

  38. menurut saya rokok sudah menjadi hidangan penutup bagi para pecandu kelas berat. bahkan ada yang mengatakan, mendingan ngga makan daripada ngga ngisap rokok sehari….
    melihat yang seperti itu para produsen rokok malah semakin giat mengeluarkan produk-produknya, menggencarkan iklan, dan sebagainya.
    tetapi disisi lain, akhir2 ini pemerintah juga sedang menggencarkan kampanye anti merokok, merokok didepan umum atau pada fasilitas umum, dll.
    tentunya para produsen rokok dipaksa memutar otak, bagaimana tidak, biaya2 segala macam yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan serasa tak berarti dengan adanya kampanye pemerintah. tapi satu lagi jurus andalan dari produsen rokok yaitu minat para konsumen yang tampaknya tidak surut, bahkan masyarakat tak peduli dengan aturan pemerintah.
    jika sudah begini pukulan telak bagi pemerintah…………………
    tapi juga bukan berarti perusahaan bisa berjalan nyaman dengan ini……
    saya sebagai perokok aktif yang ingin berhenti merokok menyarankan kepada perusahaan rokok…”
    bila perlu ilmuan yang ada pada perusahaan dibuat bekerja extra, bagaimana caranya rokok yang saya gemeri nantinnya tidak menimbulkan efek buruk pada sekitar saya, bila perlu, buat permen yang rasanya samasekali tidak beda dari rasa kenikmatan rokok, dengan begitu tidak ada lagi asap rokok dan nikotin yang dirisaukan….
    sekian………….

    Comment by Achmad Fauzi | October 26, 2007 | Reply

  39. sekarang ini, perusahaan rokok di dunia sudah sangat banyak jumlahnya. hal ini disebabkan rokok sudah merupakan kebutuhan bukan sebagai keinginan atau kebiasaan saja. namun, masyarakat kurang memperhatikan atau kurang menyadari bahayanya merokok untuk kesehatan. pendistribusian rokok yang menjangkau ke seluruh daerah hingga ke pelosok-pelosok daerah terpencil sekalipun. tidak hanya si perokok saja yang terkena dampak negatif dari kandungan zat-zat dalam rokok, namun perokok pasif (orang yang berada di sekitar perokok) juga terkena dampaknya, bahkan lebih terkena imbas terburuk dari rokok. dengan kata lain, prosentase dampak negatif dari roko adalah 75% perokok pasif dan 25% perokok aktif.
    peraturan yang mengatur tentang merokok dan untuk pabrik-pabrik yang memproduksi rokok, saya rasa kurang cukup efektif. hal ini dapat dilihat dari meningkatnya variant rokok yang diproduksi. mungkin hal ini juga disebabkan cukai dan devisa dari rokok yang cukup besar untuk pemasukan negara, sehingga pengawasan untuk peraturan rokok tidak terlalu ketat.
    Bagi pabrik rokok saya himbau untuk lebih mengawasi dan memproduksi rokok sesuai dengan kadar atau ketentuan yang telah disepakati oleh badan FCTC. alangkah baiknya bila, pabrik-pabrik rokok juga memperhatikan dampak dari rokok dan tidak mementingkan rasa yang nikmat namun berbahaya bagi kesehatan. untuk pemasaran rokok, sebaiknya pabrik rokok harus transparan atau “blak-blakan” tentang apa saja komposisi dari rokok tersebut. jangan sampai membodohi konsumen.

    Comment by lidya kristina | October 30, 2007 | Reply

  40. Masalah rokok bagi kalangan masyarakat indonesia sudah bagian dari hidupnya, mungkin bisa dikatakan tidak bisa hidup tanpa rokok, lebih baik ga makan daripada tidak merokok. Perokok akan merasakan “kapok” jika sudah terkena penyakit yang mematikan. Penyesalan memang datangnya di akhir, itulah sifat manusia yang selalu terlambat berfikir, kecuali orang yang benar2 beriman, bukan sekedar jungkar jungkir sholat doank.
    Mungkin ini hanya solusi kecil dari saya tentang cara penghentian merokok:
    1. Membuat fatwa HARAM bukan MAKRUH bagi produk rokok. Dalam hal ini pastilah MUI yang mengeluarkan fatwa ini.
    2. Menetapkan harga yang setinggi-tingginya, baik dari segi bea cukai, harga bahan baku, harga pajak sampai harga jual. Agar konsumen berfikir berkali-kali utk membeli rokok, apalagi golongan ekonomi kebawah yang banyak juga mengkonsumsinya.
    3. Bagi PNS atau di departemen2 pemerintahan, agar memberikan sangksi yang berat jika ada anggota atau pegawainya yang merokok baik didalam atau diluar area perkantoran, mungkin dgn cara melakukan general chek-up setahun 2x. Dari general chek-up itulah akan diketahui siapakah pengkonsumsi rokok. Bukan hanya asal membuat larangan aja tapi tidak ada tindakan lebih lanjut. Kenapa didahulukan dari PNS atau dept pemerintahan?? Karena yang sering kita lihat adalah perokok terbesar n terberat byk dr kalangan tsb, byk kita jumpai diwarteg2 pd saat jam istirahat, pasti byk yg merokok. Beda dgn peg swasta,karena lingk mereka adal lingk bebas dari rokok dan ini memang benar2 terjaga peraturannya.
    4. Jika tetap saja tidak mempan, ya….. yang ekstrim adalah pelarangan peng-iklanan utk semua produk rokok. Tidak akan miskin tanpa iklan rokok. Dan yng lebih ekstrim lagi penutupan pabrik2 rokok di negara tercinta kita Indonesia ini. SELAMAT BERJUANG BERPERANG MELAWAN ROKOK !!!!

    Comment by Winda Trianasari | December 23, 2007 | Reply

  41. klo menurut sy yang mantan perokok ini
    rokok ada beberapa manfaat yang cocok di kultural indonesia dengan kebudaay yang kuat.
    1. di bali setiap sesajen ada rokoknya
    2. klo kita lagi menunggu bus.kita bisa berbasa basi dengan
    mengatakan. maaf mas ada korek?nah itu juga bisa salah satu
    mencari obrolan kepada pertemanan.
    3. rokok dapat mengganggu janin.nah ini baik sekali untuk
    orang yang tidak mengiginkan buah dari hubungan
    gelapnya..ini bisa mengurangi perbuatan aborsi di ind.
    untuk merokok pa tidah itu adalah pilihan Anda masing2..peace

    Comment by introvet | May 6, 2008 | Reply

  42. Kalo melihat blog ini punya Dosen Pemasaran, tentunya untuk posting kali ini beliau minta comment yang ada hubungannya dengan pemasaran rokok ditengah himpitan berbagai regulasi pemerintah dan lingkungan..

    Tapi 90% yang comment kok ga ada yang kasih solusi pemasarannya sih???

    Semua pada mendiskreditkan produk rokok, yang kasih comment pada ga ngerti pemasaran ya??

    Comment by Antoni | September 8, 2008 | Reply

  43. Menurut pendapat saya dosen sangat perlu didalam ruang,meskipun seorang dosen kerjanya hanya membimbing saja tapi yang oaling lebih aktif adalah mahasiswanya sendiri sebab selain itu dosen diperlukan untuk memberikan pengarahan tentang mata kuliah tersebut. seandainya di ruangan tidak ada dosen pasti mehasiswanya bebas melakukan perbuatan didalam ruangan tersebut.selain juga bisa mengganggu mahasiswa lainnya yang sedang belajar

    Comment by tinno | September 10, 2008 | Reply

  44. menurut saya marketing sangatlah penting dilakukan dalam hal tersebut karena hal tersebut dapat membuat masyarakat lebih mudah mengenal dan mengingatnya, pada sasaran yang dituju. dengan demikian masyarakat akan lebih tertarik untuk memilih dan mendukungnya.

    Comment by riana romilia (2007310397) | September 15, 2008 | Reply

  45. asslm..
    menurut saya…
    tindakan awal yang harus perusahaan perhatikan adalah analisis SWOT nya,,,,
    yang pasti perusahaan harus benar2 tau sebenarnya apa yang menjadi ancaman (threat) apakah peraturan ataukah ketidak percayaan konsumen terhadap iklan2 rokok,iklan yang sebenarnya berbahaya jadi terkesan tak berbahaya…sehingga pangsa pasar yang didapat akan merosot…
    saran saya dalam pemasarannya perusahaan rokok tetap jangan menutupi atau menyangkal bahaya rokok… tetapi lebih pada menunjukkan efek nikmat, sensasi rasa, kepuasan yang akan customer dapat ketika mengkonsumsi rokok tersebut.

    NB: dari dulu bahkan sebelum digencar2kannya anti rokok, perokok sudah taw akibat yang akan mereka dapat ketika merokok…tetapi mengapa tetap merokok??? karena mereka merasakan kepuasan (terpenuhinya needs) dari rokok yang mereka hisap.

    Comment by fendi permana widjaja | September 21, 2008 | Reply

  46. saya ingin mencari Rokok KANSAS KRETEK .
    bkn MENTHOL .
    Dimana bisa saya dapat ?
    tolong di konfirmasikan .
    terima kasih .

    Comment by Bram | May 11, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: