Y u d i S u t a r s o

Kuliah Manajemen Pemasaran

mp: Marketing ide untuk Antikorupsi

pic from www.gck.org.pl

Korupsi adalah penyakit turunan negeri ini yang membuat Indonesia tidak bisa “berdiri tegak” dan “berlari kencang”. Korupsi membuat birokrasi menjadi menjadi lemah, sakit-sakitan dan tidak bertenaga. Korupsi juga menjadi isu sentral ketika reformasi dikibarkan, bersama saudar kandungnya kolusi dan nepotisme. “Negara harus bebas korupsi”, “korupsi harus diberantas tuntas seakar-akarnya” adalah kalimat-kalimat klise saat ini, mudah diucap, tapi sungguh sulit diwujudkan.

Terlepas dari itu, dalam tingkatan praktis kita bisa bilang bahwa setuju korupsi diberantas. Lalu bagaimana ? Agaknya macam-macam caranya. Kalau yang tahu hukum mengatakan “harus dibuat undang-undang yang memberikan hukuman tegas kepada koruptor, yang politikus bilang ” kekuasaan harus dikelola oleh orang-orang yang bebas korupsi”, dsb.

Nah sekarang kalau kita adalah mahasiswa yang telah baca bukunya kotler apa ide kita tentang bagaimana memasarkan ide anti korupsi. Bagaimana ide antikorupsi dibuat, dipromosikan dan didestribusikan.Sebagai bahan referensi kita boleh belajar dari Ibu Naniek Yuniati tentang bagaimana memasarkan ide anti korupsi dilingkungannya. Kisah singkatnya bisa didownload disini.

Untuk mahasiswa mp kelas F, diingatkan agar aktif membaca, membaca dan membaca. Tanpa membaca nggak terbuka pikiran kita. Dan tentu juga aktif dalam kelas online kita.

Selamat belajar…

September 7, 2007 - Posted by | Manajemen Pemasaran

42 Comments »

  1. Berbagai organisasi memiliki tujuan berbeda beda tergantung pada jenis organisasinya.Organisasi politik misalnya,dpt memiliki tujuan untuk menyalurkan aspirasi rakyat melalui aturan kelembagaan politik tertentu atau bisa juga organiasi politik betujuan untuk meraih kursi kekuasaan sebanyak banyaknya agar perannya sebagai pembawa aspirasi rakyat dapat diwujudkan secara optimal.Disisi lain organisasi sosial dapat memiliki tujuan yg berbeda dengan organisasi politik.Namun itu semua tidak lepas dari yang namanya korupsi.Memang saat ini banyak orang yang ingin kerja dikit tapi gaji banyak salah satu caranya dengan korupsi.Dizaman seperti sekarang ini siapa sih yang tidak mau menjadi orang kaya yang memiliki rumah mewah dan mobil mewah?sudah pasti semua orang ingin menjadi orang kaya,banyak cara untuk menjadi orang kaya diantaranya berkerja keras,jujur dan pantang menyerah.Namun kebanyakan orang mengambil jalan pintas dengan cara korupsi bersama saudara kandungnya kolusi dan nepotisme.Sangat sulit untuk memberantas korupsi penyakit turunan negeri ini.Walaupun sekarang pemerintah sudah menetapkan undang-undang antikorupsi tapi sampai saat ini korupsi masih saja merajarela disemua kalangan.
    Untuk memberantas korupsi seharusnya dimulai dari diri sendiri,jika hati kita bersih tentunya kita tidak akan melakukan hal-hal yang akan menjerumuskan kita kedalam lubang hitam.karena uang hasil korupsi itu hukumnya haram jadi tidak mungkin kita memberi atau menghidupi keluarga kita dengan uang haram karena cepat atau lambat dampaknya akan menjadi umpan balik untuk kita dan keluarga kita.
    Untuk sekarang ini sudah banyak masyarakat yang sadar akan bahayanya korupsi salah satunya banyak terjadi demo antikorupsi,pemerintah pun membarikan hukuman tegas kepada koruptor
    Untuk mempromosikan kepada masyarakat tentang antikorupsi agar negri kita ini dapat berdiri tegak dan berlari kencang adalah memasang panplet dan spanduk tentang antikorupsi,melakukan penyuluhan ke sekolah mau pun kekampus tentang antikorupsi dan mencabut hingga akar-akarnya.Dengan sistem pemerintahan yang tegas dan ketat maka negeri ini akan bebas dari para koruptor dan negeri ini dapat mengejar ketertinggalannya dengan negara lain.

    Comment by Rizky kurniawan | September 8, 2007 | Reply

  2. GANJAL KORUPTOR!!!PENJARAKAN KORUPTOR!!!KORUPTOR KE NERAKAA AJE!!! Begitulah kurang lebih slogan yang dibawah atau disuarakan oleh pendemo yang kebanyakan dari kalangan mahasiswa,tapi apa yang kemudian terjadi saat mereka telah masuk dalam lingkungan kantor atau instansi yang korupsinya sudah membudaya?apakah ada yang memberi garansi bahwa mereka tidak ikut-ikutan untuk korupsi?no garanty…,banyak juga yang ikut arus mungkin hanya segelintir saja yang tetap teguh mempertahankan idealisme antikorupsi,sangat disayangkan….

    Comment by HENY LA POPO | September 9, 2007 | Reply

  3. korupsi dapat kita berantas melalui diri kita sendiri terutama pemimpin tertinggi kita karena dari intern korupsi harus diberantas terlebih dahulu selanjutnya ekstern dapat terbenahi. tidak hanya dengan kata-kata tapi harus dibuktikan dengan sungguh-sungguh, terutama pada aspek hukum yang sangat menentukan korupsi dapat diberantas. bila pada aspek ini sendiri tidak dapat diberantas bagaimana korupsi dapat dihilangkan dan keadilan ditegakkan. karena negara kita bagai pohon yang mulai dari akar hingga daunnya telah tertutupi dengan korupsi. penyuluhan-penyuluhan diberbagai media massa serta publik harus sering-sering ditampilkan. undang-undang korupsi selalu ditegakkan berbagai tempat. dengan berbagai dukungan kalangan masyarakatlah baik secara moril maupun materi korupsi dapat diberantas. yang terbaik buat bangsa kita adalah makmurnya generasi muda tanpa korupsi dan berintelektual.

    HAPUS KORUPSI KEHIDUPAN RAKYAT TERSENYUM

    Comment by suprianto | September 10, 2007 | Reply

  4. Berbicara tentang korupsi???? it’s ok! but,kita harus tahu bahwa korupsi adalah hal yang sungguh dan sungguh menyakitkan bahkan mematikan hati kita untuk berbuat positif guna memajukan bangsa kita dan mengharumkan negara kita yang selama ini disebut negara yang banyak koruptor.

    Susah rasanya untuk menghindari hal sepertinya itu,kita harus menanamkan rasa nasionalisme terhadap bangsa,negara dan tanah air tercinta.Tidak cukup rasanya apabila hanya disertai dengan kesadaran akan tetapi bukti yang selama ini ada bukanlah seperti itu,namun makin lama makin membengkak saja.

    Kita harus melihat kepada pejabat-pejabat negara yang selama ini berpengalaman dalam hal korupsi.Kita dapat pelajaran dari hal itu,bahwa hal seperti itu tidak boleh ditiru bahkan tidak boleh diberdayakan karena korupsi untung bagi kita tapi rugi bagi negara yang nantinya secara tidak langsung kembali lagi pada kehidupan kita yaitu akan merugikan diri kita sendiri

    Comment by revi arfamaini | September 10, 2007 | Reply

  5. Bukan rahasia umum lagi kalau indonesia adalah negara dengan tingkat korupsi tertinggi no 3 didunia.dengan kelemahan itu kita seakin terpuruk,seperti yang kita ketahui hutang luar negri indonesia sangatlah besar dan kemana rupiah itu mengalir??????????
    sementara kemiskinan masih terus merajalela,YANG KAYA MAKIN KAYA,YANG MISKIN MAKIN TERPURUK.
    hanya istilah itu yang cocok buat negara kita………..

    gampang memang buat pemerintah untuk mengatakan BERANTAS KORUPSI

    Comment by eka puspita wulandari | September 10, 2007 | Reply

  6. LANJUTANNYA:
    tapi kenyataannya cuma omong kosong,buktinya semakin banyak para koruptor yang bisa tidur nyenyak diatas penderitaan rakyat kecil.hendaknya pemerintah bertindak tegas terhadap masalah itu,undang-undang yang selama ini dibut hendaknya bukan hanya sebagai hiasan tapi benar-benar dijalankan.

    sanksi hukuman yang tegas terhadap pelaku korupsi juga harus diperjelas,seperti halnya di Arab kalau ada orang yang mengambil barang yang bukan haknya maka tangannya akan dipotong.demikian pula di Indonesia hal-hal sedemikian harus biberikan tindakan yang tegas agar para pelaku korupsi enggan untuk melakukan hal yang sama.

    Comment by eka puspita wulandari | September 10, 2007 | Reply

  7. untuk sekarang ini korupsi memang merajalela diaman-mana terutama di negara yang berkembang ,misalnya saja kasus-kasus yang sering terjadi di negara kita yaitu seorang penjabat tidak malu-malu lagi mencuri uang rakyat. itu sendiri disebabkan dinegara kita sudah membudayakan adanya korupsi.

    untuk itu pemerintah harus memberikan pendidikan anti-korupsi secara dini pada penerus bangsa kita, meskipun untuk sekarang ini pemerintah sudah melaksanakan program pemberantasan Anti-korupsi.tetapi hukuman untuk tindak kasus tersebut masih sangat ringan misalnya saja hanya hukuman penjara dan dikenakan sangsi denda, padahal perbuatan tersebut sudah merugikan rakyat banyak.sangsi-sangsi yang cocok untuk seorang Koruptor ….. Hukuman Mati….bila negara kita menerapkan hukuman seperti itu mungkin koruptor akan punah dengan sendirinya!!!!, untuk itu masyarakat sendiripun harus sadar bahwa perbuatan tersebut dapat merusak moral bangsa kita,!!!!!!!

    Comment by Hardian Nurul .A. | September 10, 2007 | Reply

  8. memang di negara indonesia adalah negara yang banyak tingkat korupsinya,pejabat negara yang seharusnya memperhatikan nasib rakyat justru semakin membuat maseyarakat menjadi sengsara, akibat ulahnya yaitu korupsi atau lebih populer dengan mencuri uang rakyat.
    apakah mereka tidak mempunyai hati nurani??

    untuk menekan tingkat korupsi yang semakin tinggi,seharusnya pendidikan tentang anti korupsi harus diajarkan sejak kita masih kecil. dan hukuman kepada koruptor harus ditegakkan.
    lemahnya hukuman dinegara kita membuat pejabat-pejabat tidak takut untuk melakukan korupsi.
    jika perlu hukuman mati atau gantung bisa diterapkan kepada para koruptor. supaya para pejabat takut untuk melakukan korupsi

    Comment by arie budi kusuma | September 10, 2007 | Reply

  9. Sebenarnya kalau berbicara tentang korupsi memamg agak sulit karena itu merupakan suatu pekerjaan sampingan yang sudah menjadi kewajiban bagi aparat pemerintahan terutama para kalangan dewan yang ada di pemerintahan. Ini merupakan mimpi buruk bagi kalangan masyarakat yang kehidupannya masih kekurangan. tetapi sadarkah mereka ( Pejabat – pejabat) atas perbuatan yang mereka telah mereka perbuat !!!!, yang jelas mereka tak akan pernah sadar atas apa yang telah mereka lakukan. Ini seharusnya menjadi tugas Presiden untuk memberantas koruptor – koruptor tersebut. Memang Bapak SBY sudah melaksnakan tugasnya untuk memberantas tikus-tikus rakyat ” maaf kalau kata-kata agak kasar”, tetapi apa yang terjadi mereka masih bisa lepas dari jeratan hukum. itu menunjukan bahwa sistem hukum yang berada di Indonesia masih lemah dan tidak kuat.

    Karena koruptor tidak hanya berada di kursi pemerintahan saj melainkan dimana-mana selalu ada, itu semua disebabkan karena contoh yang ditunjukkan oleh para pejabat permeintahan. ini harus cepat dihapuskan agar bangsa ini tidak smakin terpuruk pada kemiskinan serta hutang-hutang yang semakin besar.

    Semua itu dapat dihilangkan secara bertahap mulai dari dini kita harus memberitahukan bahwa korupsi merupakan perbuatan buruk sejak dini serta kita juga memberikan gambaran -gambaran kepada masyarakat luas agar korupsi ini dapat dilenyapkan . dengan cara mengadakan suatu even dengan mengajak masyarakat yang bertujuan untuk memberantas korupsi agar Bak Presiden tahu bahwa masyarakat kita sangat tidak setuju kalau bangsa ini masih terdapat koruptor. Dan jangan sampai Hukum yang diterapkan di Indonesia ini kalah dengan para koruptor.

    DAN HUKUMAN YANG TEPAT UNTUK MEREKA ADALAH HUKUMAN SEUMUR HIDUP, AMBIL SEMUA HARTA YANG HASIL DARIK KORUPSI, SERTA HUKUMAN YANG TERBERAT ADALAH HUKUMAN “”””””MATI””””””

    Semut satu mati semua ikut membantu
    kalau koruptor mati jangan pernah malu

    Comment by dian kusuma | September 10, 2007 | Reply

  10. memang itu bukan hal yang muda sekali untuk di hapuskan dari indonesia.tapi menurut saya sebelum itu di berantas hendaknya mdi lakukan dari ata dahulu hal itu di karenekan atasan merupakan suatu pokok dari suatu negara mis preside.meskipun di beri hukuman yang seberat-beratnya itu kurang efektif di karenakan paradigma yang sekarang berlaku adalah ” semua dapat dilakukan asalkan kita punya uang” dari paradigma seperti itulah RI kurang sekali mempunyai kesadaran akan tingkah laku yang kurang baik dan dapat menyebabkan orang yang tak bersalah terkena imbas dari apa yang mereka lakukan….
    sulit banget ya cara hilangin kebiasa buruk itu…
    PESAN DARI SAYA BUAT SEMUA “LAKUKAN YANG TERBAIK BUAT SESAMAMU DAN JGM LAKUKAN TINDAK KECURANGAN KALAU KAMU INGIN SUKSES…!!!!!!!”

    Comment by wahyu yustiharja | September 10, 2007 | Reply

  11. Bicara tentang maraknya korupsi di negeri ini memang sudah sangat biasa. Karena Kita sudah terbukti termasuk dalam lima besar bangsa terkorup di dunia. Korupsi memang sudah sepeti mengakar saja, bahkan sudah menjadi budaya negatif Kita. Saya berani berkata demikian karena korupsi memang sudah terjadi di beberapa sektor. Dari kalangan pendidikan, hukum, dan yang paling besar tentunya, dari kalangan birokrasi. Korupsi memang sudah menjadi “fenomena”, dari mulai tingkatan rendah hingga yang teratas sekalipun. Tapi sebenarnya Kita tidak perlu kesitu [korupsi pada tingkatan birokrasi] dulu, karena memang sudah ada yang mengatur tentang hal tersebut tentunya, yaitu bidang hukum. Yah… meskipun seperti yang kita lihat, aturan itu tidak dapat berjalan sepenuhnya saat ini.
    Sebaliknya, Saya akan membicarakan tentang korupsi yang terjadi pada bidang pendidikan. Maksudya seperti.. budaya mencontek, budaya menghalalkan segala cara agar bisa “lulus”, dan lain sebagainya. Saya tidak munafik berkata tidak pernah melakukan dua hal tersebut. Saya pernah melakukan hal tersebut tentunya, apalagi yang no 1. Tetapi Saya juga prihatin akan hal yang sudah Saya lakukan, dan yang orang lain lakukan juga terhadap hal ini. Saya prihatin terhadap hal yang sepertinya sudah sangat membudaya dan sangat sulit untuk di hindari ini. Karena tentu saja, faktor lingkunganlah yang sangat mendukung terjadinya hal ini.
    Sehubungan dengan hal tersebut, Saya ingin mengomentari bahwa sebenarnya pemberantasan korupsi itu, menurut Saya, di mulai dari sini. Dari bidang pendidikan ini. Karena para didikan yang belum terjun ke dunia masyarakat, perlu di gembleng mengenai hal ANTI KORUPSI ini. Ibaratnya kita “mencegah” orang-orang yang “belum terkena virus” yang paling merugikan tersebut terlebih dahulu. Baru setelah itu, kita “mengobati”, jika perlu, memberantas orang-orang yang “sudah terkena virus” ini.
    Saya rasa hanya itu yang perlu saya sampaikan. Kesimpulannya, gerakan ANTI KORUPSI ini pusat pemasarannya terletak pada bidang pendidikan, baru setelah itu melakukan pemberantasan korupsi, di bidang apapun itu.

    Comment by Sitta Su'aidah | September 11, 2007 | Reply

  12. seperti yang kita ketahui kata korupsi sudah tidak asing lagi bagi kita. korupsi merupakan perbuatan yang sangat memalukan…
    tu kalo ketahuan…klo ga yaaa…. ???????
    korupsi sudah sangat meraja lela..jangankan di negara indonesia, di negara lain pun banyak pemimpin yang menjalankan prinsip korupsi tersebut.
    menurut saya anti korupsi alangkah baiknya diawali dari diri kita sendiri sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain.setelah kita dapat membina kejujuran itu sendiri baru kita dapat mensosialisasikan ide anti korupsi tersebut pada masyarakat.karena degan maraknya kegiatan korupsi akibatnya kesenjangan sosial semakin melebar yang ” kaya semakin berjaya yang miskin semakin menderita “. Orang melakukan korupsi karena adanya kesempatan dan pengawasan yang kurang ketat…
    Oleh karena itu yang pertama – tama harus di benahi adalah kinerja KPK harus di tingkatkan dan tidak luput juga kita harus berani untuk menggalakkan gerakan anti KORUPSI agar indoesia tidak lagi menyandang gelar negara terkorup no. 3 di dunia.

    Comment by fifit darmayanti | September 12, 2007 | Reply

  13. Menurut saya…korupsi itu merupakan suatu kegiatan atau kebiasaan yang dapat merugikan kita sendiri maupun orang lain.karena dengan adanya kebiasaan korupsi maka itu adalah awal dari kehancuran maupun awal dari kegagalan kita.maksudnya disini adalah jika kita di awal sudah menanam kebiasaan tersebut,maka kita tidakberhasil untuk menjadi orang yang benar-benar sukses karena menurut kami kunci kesuksesan adalah”kejujuran”.seperti kita ketahui korupsi di indonesia mendapatkan peringkat ke dua dari seluruh negara.oleh karena itu alangkah baiknya, jika kita sebagai bangsa indonesia memperbaikinya,dengan jalan tidak melakukan korupsi.biasanya orang melakukan korupsi itu adalah orang-orang yang mempunyai pikiran pendek.karena hanya melihat kesenangannya saja tetapi tidak melihat akibat dampaknya seperti apa.oleh karena itu,mulai sekarang kita harus merubah pola pikiran kita secara sehat,agar kegiatan-kegiatan seperti”korupsi”tidak akan terlintas di pikiran kita.Di kehidupan sekarang ini jarang memang orang yang mau bersaing secara sehat,karena kebanyakkan orang hanya memikirkan soal materi.menurut saya bersaing secara sehat akan lebih tentram di banding kita harus melakukan korupsi.

    Comment by Dwi Indah Puspita sari | September 12, 2007 | Reply

  14. KORUPSI?!Hmm.. kata tersebut sudah tidak asing lagi, bahkan sangat sering kita dengar di negeri kita ini . Sorotan berbagai kalangan sangat beragam. Mulai dari kalangan bawah dan menengah ke atas. semuanya sama HAPUS KORUPSI! MUSNAHKAN KORUPSI! HANCURKAN KORUPSI! dan masih banyak lagi kecaman yang lain2. Yang lebih penting adalah bagaimana kita tidak hanya mengecam, tapi juga menyingkapi dan memberantas korupsi tersebut. Sungguh sangat miris jika kita melihat anggota DPR yang berada di kursi parlemen yang membawa nama dengan sebutan “Wakil Rakyat”, yang mewakili segala aspirasi rakyat, ternyata ikut melakukan hal-hal yang tidak sebagaimana mestinya di lakukan yaitu KORUPSI.

    Bagaimana kita bisa menjadi negara yang maju??? jika sistem pemerintahan nya saja sudah begitu. Menjadi seorang pemimpin tidak hanya cerdas, pintar, komunikatiff, dan memiliki wawasan yang luas. tapi juga pemimpin yang beraklak mulia, mempunyai landasan agama yang kuat, dan tentumya bertanggung jawab dengan apa yang di lakukan. Mari kita sebagai generasi muda, turut membangun dan memikirkan bagaiimana negara kita yang tercinta dapat terbebas dari korupsi.

    Comment by Ariza Anggraini | September 12, 2007 | Reply

  15. Sebenarnya para pemerintah / atasan negeri ini mengerti bahwa korupsi, kolusi, dan juga nepotisme itu merupakan perbuatan yang amat sangat tercela sekali dan dapat merugikan bangsa indonesia sendiri, akan tetapi karena kurang kuatnya fondasi keimanan dalam pribadi masing-masing, maka korupsi, kolusi, dan nepotisme itu tetap dilakukan karena keserakahan akan pemenuhan private / kesenangan pribadi mereka sendiri, sehingga mereka mengabaikan segala aturan yang ada tentang antikorupsi, kolusi & nepotisme. Dan menurut Saya sendiri juga di Indonesia ini sifat hukumnya kurang tegas dan senang dapat dimanfaatkan oleh para penguasa dengan cara menyuap para penegak hukum di negara ini, sehingga praktek KKN ini tetap berlangsung dan semakin merajalela.
    Oleh karena itu, Kita sebagai calon-calon sarjana yang sujana(amiin….), apabila diantara Kita menemukan adanya praktek KKN dalam kehidupan Kita, hendaknya wajib Kita cegah dengan cara menggalang partisipasi orang-orang dalam yang terkait dan menginginkan negeri Kita agar bebas dari praktek KKN para penguasa yang tidak bertanggungjawab sehingga dapat merugikan kondisi perekonomian bangsa Kita. Kemudian daripada itu, marilah Kita beramai-ramai mengajukan masalah tersebut ke KomNasHam dan bila perlu Kita sebarluaskan berita mengenai KKN tersebut, sehingga para penguasa akan malu pada apa yang sudah dilakukannya itu, sehingga kalau mungkin menjadi jera akan hal tersebut, mereka tidak mengulangi perbuatan itu lagi.
    Selain cara-cara tersebut di atas, sebenarnya Kita dapat mengatasi KKN dengan cara memperkokoh keimanan & ketaqwaan pada Tuhan YME dan mendekatkan diri memohon ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat. Semoga para koruptor itu bisa cepat sadar terhadap perbuatannya.

    Comment by Liona Eralong | September 13, 2007 | Reply

  16. Ngomongin korupsi emang gak ada matinya…!!!
    Karena emang korupsi ga mati-mati dari dulu…
    Korupsi sudah beranak pinak sekarang! Pelakunya maksudnya..
    Hal ini disebabkan karena korupsi tidak pernah benar-benar diberantas di negeri ini. Terdapat banyak…sekali hambatannya. Itu dikarenakan para penegak hukum yang kurang tegas dalam menghadapi para koruptor. Malahan, mereka malah pada ikut-ikutan korupsi sekarang.
    Intinya, korupsi di negara ini memang sudah sangat sulit untuk diberantas. Tapi kalau memang Saya harus berkomentar, Saya rasa.. cara pemberantasan korupsi yang paling benar di negeri ini adalah dengan jalan menyeleksi ketat para penegak hukum. Dari mulai ketegasan mereka, kejujuran mereka, serta keadilan mereka. Dan setelah para penegak hukum itu sesuai dengan kriteria di atas, dijamin!, para koruptor pasti akan kalang kabut. Dan para “calon koruptor”, sudah tidak ada yang berani lagi melanjutkan perbuatannya. Dan korupsi di negara ini akan ## THE-END!!##

    Comment by Siti Fatimah | September 13, 2007 | Reply

  17. memang untuk saat ini sangat sulit bagi kita untuk mengurangi tingkat korupsi tersebut, meskipun banyak upaya yang dilakukan namun hasilnya nihil bahkan oknum-oknum yang melakukan KKN malah semakin getol membudayakannya. sebenarnya kalau menurut saya korupsi berawal dari hal mencoba-coba dan meniru, sebagai contoh seorang atasan melakukan tindak korupsi dan ada salah seorang dari karyawan yang mengetahuinya, bukannya si karyawan meloporkan atau menegur malah kadang ikut-ikutan dengan niat mencoba dan akhirnya menjadi kecanduan juga, mungkin bisa dikatakan mereka itu latah, jadi sebaaiknya kalau kita menjadi cionto ataupun mencontoh hendaknya yang baik-baik saja, seperti rublik pada harian JAWA POS yang berjudul ” Kisah Para Whisheblower” yang tegar melaporkan kasus-kasus korupsi ditengah maraknya prakti-praktik tersebut namun mereka tetap bekerkaja secara jujur. mungkin dengan dimuatnya rublik itu dapat menjadi contoh yang baik.

    Comment by natalia stin sagita | September 13, 2007 | Reply

  18. Ass.Wr.Wb.
    Siang bapak…???

    Menurut pendapat saya,yang namanya “KORUPSI” perlu diberantas tanpa ada tebang pilih&harus tegas!!! Terutama dari kalangan pemerintahan sampai kalangan bawahan.Karena yang terjadi sekarang ini,pemerintah terkesan memebiarkan semuanya.dan yang saya perhatikan sejauh ini pemerintah tidak pro pada rakyat kecil.kita bisa melihat keadaan yang semakin sulit dan sementara pemerintah sibuk keluar negri dengan alasan yang sangat tidak relevan.saya pikir pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono sangat tidak tegas pada KORUPTOR.Rakyat kecil di tanah air kita ini sudah muak dengan janji,janji,janji,dan janji.kita tak perlu janji tapi bukti yang nyata.
    Saya ada 1 contoh yang sangat nyata:
    LUMPUR PANAS LAPINDO,bagaimana????Rakyat yang tidak taumenau tentang eksplorasi para pencuri harta dunia pun ikut susah.dan lagi-lagi2 pemerintah terkesan menutup-nutupi kesalahan Bakrie Group.

    Saran saya:
    Pemerintahan sekarang ini harus paham apa yang sebenarnya di’inginkan rakyat nya dan segara merealisasikan segera apa yang telah dijanjikan.dan para KORUPTOR harus dihukum PENGGAL.

    Demikian komentar dari saya,atas perhatiannya terima kasih.

    Comment by ely endawati | September 15, 2007 | Reply

  19. ASSALAMU ALAIKUM WR.WB!!!!!
    berbicara tentang korupsi merupakan salah satu hal yang tidak asing lagi untuk diketahui. seperti pepatah mengatakan “ADA DUIT ABANG SAYANG TAK ADA DUIT CUAPEK DEEEEEEHHHH”…….. hal ini sering terjadi terutama di daerah-daerah yang sedang berkembang maupun di lingkungan perkotaan. korupsi bagi saya adalah hal yang memalukan sekaligus “HARAM” karena secara tidak langsung seseorang telah merampas apa yang tidak semestinya dia miliki atau kata kasarnya “MERAMPOK”. Indonesia telah mendirikan salah satu lembaga anti korupsi yaitu KPK namun apabila didalam lembaga tersebut terjadi pula proses korupsi maka apa kata dunia…….???? untuk itu pemerintah dan PRESIDEN harus dengan tegas memberikan sanksi yang setimpal dengan apa yang mereka lakukan (KORUPSI). mengingat Indonesia adalah negara hukum. MAKA HUKUM HARUS DITEGAKKAN.

    bagaimana negara indonesia dapat berkembang??? sedangkan tindak korupsi yang kita ketahui sudah sangat cukup merugikan masyarakat indonesia. banyak para pejabat negara yang hanya mementingkan urusan pribadinya sendiri,dulu saja sebelum jadi pejabat negara ngomongnya masya allah (banyak janji yang terukir indah), tapi setelah jadi pejabat buyar dehhh janji-janjinya……..
    marilah kita majukan perekonomian dunia ini dengan motto “BEBAS KORUPSI” setiap perbuatan pasti ada balasannya………
    sekian komentar saya… atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    Comment by Syifa | September 15, 2007 | Reply

  20. Assalaamu’alaikum Wr.Wb
    Banyak orang bilang bahwa orang yang korupsi itu mendapat sebutan “TIKUS BERDASI”……..
    Sebutan ini memang pantas dianugerahkan kepada para koruptor karena sesuai dengan sikapny tikus yaitu suka menggrogoti apapun yang ada apabila tidak dilihat orang lain /pemiliknya…………
    hal ini tidak ada bedanya dengan para koruptor yang mengambil sesuatu yang diamanahkan kepadanya tanpa memikirkan tanggungjawab di belakangnya…..
    Untuk mengatasi masalah ini seharusnya dimulai dari pribadi masing-masing individu yang didukung dengan adanya undang-undang dari pemerintah…selain itu ketegasan dari para penegak hukum untuk memberantas korupsi…….
    Saat ini korupsi tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang berdasi saja tetapi sudah merambah tingkat bawah,ini dapat kita lihat dari gambaran sebuah desa yang melakukan demo kepada para aparatur desa yang sudah dipercaya oleh masyarakatnya karena telah melakukan korupsi atau mengguan dana pembanguan desa untuk kepentingan golongannya……
    Truzzz…….Sapa lagi yang akan kita percaya klo korupsi ini tetap dilakukan oleh orang-orang sudah kita percaya?????Bahkan banyak orang berdalih klo tidak akan melakukan korupsi, toh akhirnya orang yang bilang seperti itu tetap melakukan korupsi………
    Yang terakhir……Sebelum memilih pemimpin marilah kita lihat dulu background orang tersebut,,,,apakah mereka punya keimanan yang kuat terhadap Tuhannya?jgn hanya dilihat kekayaannya atau penampilannya saja………..
    “HANCURKAN KORUSI SAMPAI KE AKAR-AKARNYA”………..

    Comment by Didik Nur Cahyono | September 16, 2007 | Reply

  21. Korupsi di Indonesia sudah merupakan hal yang biasa, bahkan sudah dianggap sebagai budaya, karena korupsi itu sudah terlalu lama melanda negara ini. Korupsi bisa dinyatakan sebagai perbuatan yang tidak jujur yang dilakukan karena adanya suatu pemberian. Dalam kenyataannya, korupsi lebih dikenal sebagai penerimaan uang yang ada hubungannya dengan jabatan tanpa adanya catatan atau administrasi.
    Dibandingkan dengan kondisi di negara-negara lainnya, Indonesia tergolong negara yang tingkat korupsinya sudah sangat parah. Karena adanya korupsi ini, hutang Indonesia kepada luar negeri yang harusnya bisa cepat dibayar jadi menunggak dan bunganya semakin besar. Korupsi juga sangat mengganggu dan menghambat pembangunan di Indonesia. Sehingga negara kita jadi sulit berkembang.
    Semangat antikorupsi dan pemberantasan korupsi tidak lepas dari proses reformasi bangsa. Mempolitisir semangat reformasi yang menjadi latar belakang pemberantasan korupsi adalah konspirasi dalam memperpanjang hidup para koruptor. Koruptor-koruptor ini tanpa rasa kasihan sedikitpun telah merampas hasil keringat banyak orang. Koruptor yang telah mengambil harta rakyat adalah PENGHIANAT BESAR. Korupsi sudah terlalu merusak akhlak banyak orang.
    Korupsi harus diberantas sampai tuntas hingga ke akar-akarnya. Tetapi jelas sekali kalau pemberantasan korupsi secara tuntas tidak akan bisa dilaksanakan tanpa adanya penyelesaian di bidang hukum. Sedangkan penyelesaian di bidang hukum itu sendiri belum bisa dilaksanakan tanpa penyelesaian di bidang politik. Begitu juga dengan penyelesaian di bidang politik tidak dapat dilaksanakan jika penyelesaian di bidang moral yang sudah rusak belum dilakukan.
    Jadi hendaknya kita berantas korupsi tersebut dari diri kita sendiri terlebih dahulu. Dengan moral dan akhlak yang baik, korupsi tidak akan terjadi.

    Comment by Dies Novita | September 16, 2007 | Reply

  22. korupsi adalah hal yg terkutuk dlm pembangunan negara.
    gara-gara korupsi n kawan2 kita tidak akan pernah maju dan selalu jadi yang terakhir dalam perkembangan ekonomi dan pembangunan negara.
    korupsi sangat sulit untuk d berantas tanpa ada minat dan niat untuk menyetop yang namanya koripsi,kolusi dan nepotisme dan punya keinginan untuk negara yang maju.

    pemerintah harus memberikan sangsi yang keras kepada oknum-oknum korupsi kolusi dan nepotisme.
    jangan hanya omongan belaka dan hanya di kenakan sangsi yang tidak membuat jera para korupsi tersebut.
    yang hanya d hukum selama beberapa tahun saja
    dan di berikan fasilitas yang menyenangkan di dalam penjara…..
    kalo begitu carana gimana para koruptor bisa jera……..
    pesan saya untuk mengurangi korupsi kolusi nepotisme harus lahir dari hati kita sendiri untuk kita tidak melakukan korupsi kolusi dan nepotisme……
    kesadaran dari diri kita sendiri lah yang d utamakan dalam memberantas KORUPSI KOLUSI dan NEPOTISME

    Comment by ARINGA PUSPA | September 17, 2007 | Reply

  23. Korupsi…??? seperti nya ini bukan kata yang asing di telinga kita….
    memang korupsi menjadi trend di indonesia sekarang ini.
    Bayangkan,negara kita termasuk negara dengan korupsi terbesar.
    hampir di semua departemen di jumpai kegiatan “KORUPSI”
    tapi tidak ada penanganan yang tegas bagi para koruptor,seperti nya hukum di butakan oleh kekuasaan dan harta.
    Di indonesia sudah ada badan untuk korupsi atau KPU,tapi bagaimana korupsi bisa di berantas apabila dalam KPU juga ada korupsi dan belum efektif.maksudnya banyak kasus-kasus terdahulu yang masih belum terpecahkan seperti kasus BLBI.
    bagaimana negara kita bisa maju dan rakyat bisa sejahtera bila uang yang seharusnya menjadi hak mereka di korupsi oleh orang yang di anggap wakil rakyat mereka.Seharusnya wakil-wakil rakyat itu memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
    Maka dari itu untuk mencegah korupsi makin merajalela di butuhkan partisipasi dari kita dan seluruh aspek pemerintah dan rakyat.
    Semoga indonesia kelak menjadi negara yang makmur
    .

    Comment by Rizka ratna | September 17, 2007 | Reply

  24. Ass.Wr.Wb
    ….waduhhh!!! kalau bicara korupsi merupakan hal yang sangat tabu untuk dibicarakan, tapi mengapa yach! korupsi di indonesia menjadi hobi bagi semua elemen masyarakat kita ini.Mengapa yach? orang saat ini lebih mementingkan kebutuhan materiil semata dari pada kebutuhan rohani_padahal antara kebutuhan di dunia dan di akhirat harus berjalan ber-iringan….

    Tidak heran kalau orang saat ini ingin mengambil jalan pintas untuk mencapai kepentingannya sendiri_buktinya?
    …Tindak kriminal di negara kita meningkat_KORUPSI sudah menjadi momok yang tidak bisa lepas dari cultur masyarakat saat ini.Kita sebagai kaum intelektual penerus perjuangan bangsa indonesia dituntut dapat mereduksi hal-hal semacam ini.Tapi, hal itu membutuhkan proses yang suuaangatlah lamaaa!!!dan revolusi besar-besaran.Mengapa? Kalau kita melihat paradigma saat ini masyarakat indonesia sulit lepas dari budaya KORUPSI bahkan untuk anak kecil saja sudah melakukan korupsi.Buktinya? tidak jauh-jauh_saya sendiri saja, dulu! waktu kecil, untuk memperoleh uang untuk maen ps saja saya berbohong pada ibu_saya bilang”Bu! saya ada kerja kelompok temen2 mewajibkan urunan(bhs.jawa) 20.000″padahal kenyataannya TIDAK_saya yakin tidak saya saja yang melakukan hal seperti itu, PASTI masih banyak anak2 di sana melakukannya juga_dari hal yang sepele seperti ini dapat membentuk CHARACTER dan Kepribadian individu_untuk itu sebelum mengomentari para KORUPSI2 di luar sana, saya selalu bercemin dulu dari diri saya sendiri.
    …..Korupsi di indonesia dapat berangsur-angsur menghilang dari cultur masyarakat indonesia apabila hal itu dimulai dari NIAT dan Kemauan diri kita sendiri tanpa ada paksaan dari pihak lain untuk tidak belajar bertindak KORUP_mangkanya mulai saat ini kita harus berbenah diri dari hal yang paling kecil_sebelum mengkomentari orang lain kita harus bercermin pada diri, apakah saya itu sudah benar! Kalau belum mulai saat ini Ayo!!! kita mencoba menjadi masyarakat yang SEHAT maksudnya bersih dari perbuatan2 yang merugikan dan menggu kepentingan orang lain terutama Tanah Air Indonesia.Ok! Saya yakin kalau masyarakat indonesia mempunyai pandangan seperti ini, insya Allah bangsa kita bersih dari tindak KORUP………!!!!!Amien
    Wss.Wr.Wb

    Comment by Feri Setiawan | September 17, 2007 | Reply

  25. korupsi mungkin bukan suatu kejahatan atau perbuatan yang luar biasa di Indonesia, bahkan mungkin sudah menjadi budaya negatif yang turun temurun hingga sampai ke generasi muda saat ini. memang, semudah membalikkan tangan untuk memberantas korupsi di negeri ini, bahkan terlebih lagi kita mempunyai obsesi untuk menyirnakan hal yang sangat merugikan tersebut di kehidupan dunia ini, merupakan suatu obsesi yang manakala mungkin tidak akan terwujud. sebenarnya, korupsi tidak akan timbul apabila manusia sendiri tidak memiliki sifat yang tidak pernah puas.
    hal dini yang perlu dilakukan sebenarnya tidak terlalu muluk-muluk, yaitu menanamkan sikap tanggung jawab yang besar dalam diri masing-masing individu. dengan hal ini dapat diharapkan korupsi setidaknya bisa diminimalisasi. namun, melihat kenyataan yang sekarang terjadi di negeri ini, usaha tersebut sangat tidak mungkin untuk dilakukan karena hampir mungkin tidak akan menghasilkan manfaat apapun.
    untuk itu perlu dibuat hukum yang tegas untuk menindak tindakan korupsi, namun tidak berhenti dari itu saja, hukum tersebut harus dijalankan benar-benar seperti yang telah ditetapkan. jangan sampai di pelaksanaan hukum saja terdapat korupsi, kalau seperti itu bagaimana hukum tersebut bisa berjalan efektif. harapan saya, agar membuat para koruptor itu jera atau supaya orang lain takut melakukan korupsi, maka hukum mampu memberikan sanksi atau hukuman yang berat untuk tindakan korupsi, bahkan mungkin hukuman mati atau seumur hidup.
    supaya hukum tersebut berjalan efektif, maka dibutuhkan suatu lembaga untuk membantu menjalankan dan menegakkan hukum tersebut. di Indonesia sudah ada KPK (komisi pemberantasan korupsi), ini merupakan usaha yang cukup bagus dan saya harap lembaga seperti ini bisa bertambah lagi jumlahnya. partisipasi dari masyarakat juga tidak kalah pentingnya, setidaknya masyarakat mengetahui apa dampak dari korupsi tersebut. dengan pengetahuan ini saja masyarakat sudah timbul keinginan untuk mengantisipasi korupsi di lingkungannya.
    dengan usaha-usaha yang saya jelaskan di atas, saya cukup yakin upaya-upaya tersebut paling tidak dapat mengurangi tingkat korupsi.

    Comment by Lidya Kristina | September 17, 2007 | Reply

  26. Korupsi…????? kata yang nggak asing banget!!! alias familiar bgt.
    korupsi sudah dari dulu mendarah daging di negeri ini.
    sekarang ini,pemerintah emang lg gencar2nya memberantas korupsi sampai ke akar2nya.
    Menurut saya upaya pemerintah dalam memberantas korupsi belum maksimal. kenapa? karena hukuman yang diberikan kepada koruptor tidak sebanding dengan penderitaan yang dialami rakyat Indonesia. Seharusnya dihukum seberat-beratnya!! Karena korupsi, negara kita menjadi tambah terpuruk dalam kemiskinan dan kebodohan. Tidak itu saja. Tentu saja yang pertama adalah merugikan pemerintah secara materi sehingga pembangunan negara kita pun jadi terhambat.. Banyak pengangguran..
    Hukuman yang pantas bagi para korutor adalah hukuman penjara seumur hidup dan disita kekayaan yang mereka miliki. Itu Pantas mereka dapatkan. Karena apakah pada saat mereka melakukan korupsi mereka memikirkan akibat atau dampak yang akan terjadi di kemudian hari pada negeri ini? tentu saja tidak. mereka hanya memikirkan diri mereka bagaimana caranya mengelak dari tuduhan korupsi tersebut. Jadi untuk apa pemerintah masih setengah hati dalam menindak para koruptor.
    Memang iya pemerintah telah membentuk badan untuk menangani kasus tersebut tapi itu pun belum maksimal. Dan menurut saya,percuma dibentuk badan-badan untuk menangani korupsi karena melakukan atau tidak melakukan korupsi itu ada dari kita sendiri.

    Comment by Dewi Yuniar R | September 17, 2007 | Reply

  27. Ass.Wr.Wb…..
    dewasa ini korupsi telah menjadi bukan sekedar suatu tindak kejahatan yang telah dilarang keberadaannya, tetapi telah menjadi semacam pelajaran baru pada kurikulum pemerintah dan elite politik. bagaimana tidak, bapak-bapak calon pemegang kekuasaan sudah berani diambil sumpahnya untuk berbuat seadil-adilnya dan akan menjalankan tugasnya dengan “sebaik-baiknya”…..tetapi mungkin inilah jalan yang dianggap baik oleh bapak-bapak sekalian. dengan cara KORUPSI yang telah dianggap perbuatan yang pantas dilakukan…….
    uUppsS…merasa tersaingi, sekompi tikus got-pun ternganga karena bukan hanya kaumnya saja yang telah rakus mencari makan kesana-kesini, para KORUPTOR rakus-pun juga sibuk mencari “makan” dengan caranya sendiri walaupun tidak dengan kesana-kesini, tetapi hanya dengan duduk di kursi licin pemerintahannya…….

    “para bapak koruptor-koruptor sekalian yang terhormat, apakah anda sudah mampir ke akhirat sehingga anda sangat ingin sekali melihat dan merasakan neraka…????
    jika anda ingin sekali dan tergoda, maka lancarkan saja aksi korupsi sekali lagi dan maka anda semakin dekat dengan itu….

    Pesan saya jika negara Indonesia yang tercinta ingin segera dapat bebas dari KORUPSI…..
    ” Lancarkan saja aksi kamikaze ( aksi bunuh diri ) untuk sekelompok KORUPTOR yang telah menyadari perbuatan terkutuknnya, jika belum sadar dan tidak mau tersadar dari perbuatanya segera ambil segelas air panas, cuci muka anda agar badan terasa segar dan FRESH untuk siap bekerja kembali ” ( tertanda,,suara hati rakyat yang mungkin tidak sempat buka internet dan menulis pesan ini )
    ………………………………………………………………………………………………..

    Comment by achmad fauzi | September 17, 2007 | Reply

  28. Ass.Wr.Wb

    Dewasa ini korupsi sudah tidak lagi menjadi suatu tindakan yang asing lagi, malahan sudah menjadi salah satu mata pelajan dalam kurikulum para elite politik. hampir 100 % penduduk indonesia mau dan tidak segan untuk menjadi hakim yang ingin sekali menendang para koruptor-koruptor sekalian, hanya saja kaki yang mereka gunakan untuk menendang sangat sulit digerakkan jika sesekali kantong saku mereka penuh oleh kiriman uang gratis dari para koruptor.

    sering kali setiap hari pak polisi mendapati hampir ratusan bahkan ribuan para maling ayam dan maling-maling kelas bawah lainya yang siap untuk dijebloskan kedalam sel, bahkan hukuman yangberatpun kerap kali hinggap pada narapidana kampungan tersebut….terkadang kita bertanya-tanya mengapa pak polisi tidak menemukan dan sulit sekali menangkap penjahat koruptor…?? apa mungkin borgol yang dibawa oleh pak polisi terlalu kecil sehingga untuk memborgol tangan subur para koruptor terasa sulit..??? atau bahkan anak istri pak polisi telah numpang makan dirumah para penjahat koruptor….??? hanya tuhan yang tahu….

    hanya ada satu cara agar negri kita tercinta dapat makmur dan sentosa tanpa adanya para bapak-bapak koruptor sekalian…
    apakah bapak koruptor sekalian tidak pernah mampir ke neraka dan melihat apa yang ada di sana..? jika belum, lancarkan saja aksi anda maka anda sangat dekat dengan itu….

    ” lancarkan serangan kamikaze atau serangan bunuh diri untuk para koruptor yang sudah merasa sadar akan perbuatanya. atau jika belum sadar, untuk para pelaku korupsi, sediakan sgera secangkir air panas atau setengah mendidih lalu cuci muka anda, maka badan anda akan terasa segar dan muka anda agan tampah FRESH untuk siap bekerja kembali.”
    ( tertanda..suara hati rakyat yang mungkin tidak sempat buka internet dan menulis pasan ini )
    …………………………………………………………………………………………………

    Comment by Achmad Fauzi | September 18, 2007 | Reply

  29. Ass.wr.wb
    Weleh….weleh…..sekarang topic pembicaraannya mengenai korupsi to….!
    Menurut pendapat saya mengenai akan hal ini, saya sangatlah prihatin atas kejadian-kejadian korupsi yang terjadi selama ini. Negara Indonesia tercinta saat ini dinilai sebagai salah satu negara yang terkorup di dunia. Pejabat dan birokrat yang kita pilih dan kita percaya selama ini dicap sebagai tukang rampok di hadapan masyarakat. Atau yang sering kita sebut sebagai KORUPSI. Kenapa pejabat-pejabat tsb melakukan korupsi? Jawaban paling mudah adalah karena uang itu enak dan menggiurkan.. Korupsi di negri kita ini telah membudaya, menjadi bagian yang tak terpisahkan dari realitas birokrasi kita.

    Banyak sekali gerakan-gerakan pemberantasan korupsi memang telah kita lakukan. Bahkan beragam metode dan model gerakan telah digalakkan. Tapi korupsi tak urung usai, ia senantiasa menyelinap dalam setiap sendi kehidupan kita baik dalam segi ekonomi, politik, sosial, budaya, Maupun agama.

    Sudah saatnya kita sebagai masyarakat di negeri ini diberi pendidikan dan pengetahuan tentang akibat dari perbuatan korupsi yang dilakukan oleh oknum – oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab tersebut, bahwa perbuatan tersebut dapat menyengsarakan dan merugikan banyak orang, bukan hanya sekarang, tetapi anak cucu kita nanti.

    Agar dapat menghapus korupsi sedikit demi sedikit, yang mudah – mudahan pada waktunya nanti, cara untuk mempromosikan pemberantasan korupsi kepada masyarakat yang menurut pendapat saya pribadi adalah pertama adalah kesadaran dari masyarakat itu sendiri bahwa perbuatan korupsi merugikan semua orang, dan korupsi uang negara adalah perbuatan jahat yang menyengsarakan rakyat. Dan yang kedua hukum yang berlaku, seharusnya dalam pelaksanaan sistem hukum negara kita jangan ada perbedaan perlakuan dalam bentuk apapun dan terhadap siapapun. Sebagai contoh seorang yang ketahuan berjudi dihukum seberat-beratnya, sedangkan seorang pengusaha/pejabat yang terbukti melakukan korupsi tidak dihukum berat.

    Semoga metode yang saya gunakan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, untuk memberantas korupsi yang merajalela. Amien…..

    Comment by Haryo | September 18, 2007 | Reply

  30. kenapa korupsi merajalela di indonesia adalah memang karena negeri kita belum mempunyai ketegasan dalam membasminya serta aturan hukum yang konkrit. kemudian untuk memberantasnya, dalam bidang marketing adalah dengan membuat pamflet2x mengenai anti koripsi dan akibat korupsi di masyarakat. tidak cukup hanya itu, siarkan di televisi! ekspos suatu contoh kehidupan koruptor di penjara,supaya koruptor2x lain bisa menerima pesan kita dan masyarakat juga dapat mengetahuinya dan mempercayai akan ketegasan pemerintah dalam memberantasnya. kemudian masukkan wawasan mengenai antikorupsi mulai di sekolah dasar hingga SMA melalui pelajaran pancasila dan kewarganegaraan supaya muncul kesadaran sejak dini akan bahaya korupsi.

    Comment by irvan sulthoni haris | September 18, 2007 | Reply

  31. Ass.Wr.Wb
    korupsi di indonesia sangat – sangat banyak sekali apa lagi orang – orang yang memakai dasi ???? koruptor sehingga hutang negara bertamabah banyak, dan rakyat kecil sangat terinjak – injak untuk itu korupsi harus segera di berantas sampai tuntas, sebaikanya siapa yang ketahuan korupsi di hukum yang seberat – beratnya kalau bisa di hukum mati, atau seumur hidup,kenapa korupsi meraja lela karena orang – orang yang punya kekuasaan yang selalu ingin menang sendiri,atau jabatan yang lebih tinggi sehingga uang yang seharusnya untuk rakyat kecil diambil oleh orang – orang yang mempunyai kekuasaan kasiahan ya rakyat kecil yang miskin tambah miskin yang kaya / banyak uang ya tambah kaya,kalu korupsi di barantas akan sangat menguntungkan bagi kita semua trutama bagi rakyat kecil seperti di jaman pak harto dulu, rakyat sedik sangat sedikit tidak seperti di tahun 2007 ini bahan – bahan makanan mahal dan banyak sekali orang – orang yang kelaparan, kayaknya kalau korupsi dibarantas secara tutas ndak mungkin deh, banyak orang – orang yang mempunyai jabatan dan jabatan tersebut yang di gunakan untuk melakkan korupsi jadi kalau korupsi harus tidak ada itu kesadaran dari orang itu sendiri agar melihat ke bawa (rakyat kecil),seandainya pemerintah memilih orang – orang yang beriman mungkin korupsi tidak banyak, tapi kalau dipikir tidak ada orang yang tidak suka dangan uang, yah begitulah kondisi di indonesia saat ini sangat – sangat memperhatinkan. ya semoga di tahun mendatang korupsi berkurang dan orang – orang yang menjabat atau yang bekerja di pemerintahan sadar bahwa korupsi itu merugikan sekali.dan tidak ada lagi hutang negara di negara lain. Amin…..semoga indonesia terbebas dari korupsi dan orang – orang yang dibodohi dengan uang……PESAN BUAT ORANG-ORANG BERDASI SADAR JANGAN KORUPSI YANG MEMBUTUHKAN UANG TIDAK HANYA ENGKAU TAPI RAKYAT KECIL JUGA MEMBUTUHKAN….????

    Comment by Yeny Margaretta | September 19, 2007 | Reply

  32. KORUPSI??? kayaknya dah g asing lg d kuping kita lah..korupsi sndr sprtny dah mnjd mknn sehari2 d indonesia ne…y memnk sulit c u/ ngilangin suatu kebiasaan buruk tsb,tp jika dr diri kita sndr ada niat bt g lakuin hal tsb psti bs kok ngilangin..tp y tergantung dr kitanya jg…mestinya jk d negara kita ne mengetahui da koruptor2 yg enggan nglepas predikatny sebagai koruptor tu,harusnya d kasih hukuman yg sebesar2nya&k’lo bs ksh mereka tu hukuman mati y mskpn setelah mreka mati pun g akan kmbali uang rakyat yg mreka mkn slama ne…tp seenggak2nya dah mengurangi jmlh para koruptor d negara yg tercinta ne…

    Comment by francisca maria kristina | September 19, 2007 | Reply

  33. “Korupsi…..?????”
    Dalam kehidupan masyarakat Indonesia,kata-kata tersebut bukan menjadi suatu hal yang tabu lagi terdengar ditelinga masyarakat kita. Sudah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia untuk melakukannya. Hal ini sulit sekali untuk diberantas,dikarenakan sifat masyarakat kita yang sangat kurang puas akan arti dari kata-kata jujur dan tercukupi. Padahal masyarakat Indonesia mengaku menganut KeTuhanan YME, akan tetapi agama yang mereka anut seolah-olah sudah tidak ada gunanya, seperti manusia yang tidak mempunyai moral.

    Sudah terlalu sering penyuluhan-penyuluhan diadakan untuk mamberantas korupsi. Akan tetapi menurut saya, penyuluhan yang telah sering diadakan sangat tidak efektif. Bahkan yang terjadi dalam kehidupan, korupsi menjadi hal yang sulit untuk diberantas. Menurut penilaian saya penyuluhan-penyuluhan yang sudah ada intinya bukan memberantas, melainkan hanya sebagai kiasan belaka. Sepertinya kata-kata malu sudah tidak ada artinya.

    Apa upaya untuk memberantas korupsi???
    Undang-undang tentang anti korupsi yang telah ada, harus lebih ditegakkan lagi. Badan hukum harus benar-benar tegas dalam menanggulangi tingkat korupsi yang sudah merajalela, perangkat badan hukum pun harus bersih dari korupsi, karena merupakan tonggak untuk memberantas korupsi. Penyuluhan pun harus dilakukan sedini mungkin mulai dari pendidikan dasar,sehingga moral bangsa Indonesia dapat terbina sedini mungkin.

    Comment by santy | September 20, 2007 | Reply

  34. terjadinya korupsi harus diberantas dari akar-akarnya
    korupsi bisa juga terjadi tidak hanya pada kalangan tingkat atas melainkan tingkat bawahpun bisa terjadi.
    korupsi di indonesia sangatlah meningkat akhir-akhir ini, menurut saya dikarenakan tingkat ekonomi di indonesia yang tidak stabil. ketidak stabilan ekonomi membuat kebutuhan pokok serta kebutuhan lainnya melambung tinggi,sedangkan gajipun tidak naik2 di dukung pula mentalitas serta religius masyarakat indonesia mulai tidak terarah pada tujuan akhirat.
    Undang-undang sudah disahkan serta diumumkan tapi masih saja banyak yang melakukan koruptor. Bagaimana jika pemerintah menerapkan seperti pemerintahan china yang memberantas koruptor dengan cara MATI!!!

    Comment by arin | September 26, 2007 | Reply

  35. korupsi merupakan hal yang telah menjadi budaya bagi setiap orgfanisasi di negri ini.problem seperti ini sangatlah sulit dihapus.korupsi telah membuat ketertinggalannya negri inindari negara lain.

    beberap minggun yang lalu sajamntan orang di nomor satu di indonesia mendapat gelar sebagai orang terkorup di dunia, hal ini sangatlah mencoreng segenap bangsa indonesia.

    korupsi mungkin dapat di ytanggulangi dengan memberikan pendidikan yang berkwalitas kepada generasi berikutnya.

    mungkin korupsi dapat di minimalis,dengan memberikan hukumannya yang berat,sepertin yang sekarang ini dilakukan oleh china terhadap para koruptor..,,

    Comment by amaal | October 8, 2007 | Reply

  36. Assalamualaikum wr.wb

    Berbicara masalah korupsi adalah makanan sehari-hari bangsa Indonesia. Apalagi mereka para pejabat gadungan, kasar memeng kedengarannya tapi sepertinya pantas untuk mereka penindas rakyat. Tidak perlu dibahas lagi seberapa besar penderitaan rakyat pastinya sangat amat menderita. Benar memang adanya YANG KAYA MAKIN KAYA, YANG MISKIN SEMAKIN MISKIN!!
    Bersyukur pada pemerintahan Presiden SBY sekarang yang saya pernah dengar berita perekonomian Indonesia sudah AGAK membaik, kalau saya tidak salah ingat menurut DUTA dari Australia. Setidaknya hutang Indonesia meskipun SEDIKIT sudah terbayarkan. Setidaknya ada usaha dari pada diam dalam keterpurukan. Hapus KKN mulai dari diri sendiri..

    Comment by Nursita Titi Zahara | October 28, 2007 | Reply

  37. Saya mantan mahasiswi perbanas mau minta bantuan kepada semua pihak. Ada seorang marbot(petugas harian masjid) masjid yg saat ini akan skripsi, beliau ingin menulis tentang strategi pemasaran utk sebuah masjid yg saat ini beliau tempati sehari2. 3thn terakhir, masjid ini sudah menjadi leader bagi masjid2 lain yg ada disekitar. Jamaah tidak pernah sepi, bahkan sholat subuh pun minimal ada 30 orang yang memakmurkan sh.subuh setiap harinya, bahkan utk hr minggu bs mencapai diatas 50 jamaah. Yang ingin saya tanyakan ke pak yudi selaku pakar marketing n pihak lain, bagaimanakah cara mempertahankan dan meningkatkan kemakmuran masjid tsb jika ditinjau dari marketing masjid. Faktor2 apakah yang dapat diangkat lwt skripsi jika di riset melalui strategi marketing atau mungkin ada yg lebih spesifik lagi utk marketingnya. Mohon bantuannya donk. Salam utk ibu tatik, yang tahun 1997 menjadi dosen pembimbing saya wkt skripsi. Mungkin ibu tatik berkenan ikut memberikan ilmu nya kepada saya utk membantu seorang marbot masjid yg dgn semangat belajarnya disela2 waktu mengurus masjid. Smoga jd ladang ibadah dalam menyebarkan ilmu walaupun satu ayat.

    Comment by Winda Trianasari | December 19, 2007 | Reply

  38. KALAU ngomong kropsi dan perampokan wang negara Indonesia adalah gudang perampokan, lembaga negara DPR saja yang dipercayai oleh rakyat Indonesia untuk mengatasi masalah kehidupan rakyatnya sudah memberikan teladan yang tidak baik banyak terjadi penyuapan di DPR ini yang sangat memalukan nama bangsa Indonesia. Kalau yang diatas tukang rampok harta negara yang dibawah memang tukang maling ini kebudayaan bangsa Indonesia yang maling teriak maling.

    Semua pemimpin Indonesia adalah bangsa maling kejaksaan saja termasuk maling menerima wang sogokan jadi hukum RI itu adalah permainan bangsa maling. Karena terlalu banyak maling di Indonesia membuat negara kita ini tetap menderita seumur hidup karena dari pemimpin elite kita semuanya gila harta walupun gajinya sudah besar masih saja tidak cukup karena suatu budaya bangsa Indonesia selagi kita ada kekuasaan kekuasaan itu dipergunakan untuk bagaimana caranya merampok harta negara.

    Kalau kami membaca setiap hari dimedia internet banyak kasus kropsi elite kita dimana-mana persoalan memang adalah negara RI itu adalah surga bagi kroptor karena hukum RI adalah hukum bar-bar buatan wong Jowo.

    Sebetul kalau negara RI ini mau maju hukum buatan wong Jowo harus dirombak yang kropsi wang negara harus dihukum mati kalau perlu digantung dimukah mata rakyat. Lakukan hukum itu seperti negara china tiada tempat bagi kroptor di china karena telah berlaku bagi yang kropsi hukuman mati sekarang
    negara china sudah ada kemajuan.

    Selama Indonesia masih mempergunakan hukum bar-bar buatan wong Jowo kropsi tetap berjalan terus dan penderitaan rakyat
    tetap menderita seumur hidup. Ganti pemimpin semuanya sama karena masih mempunyai keturunan maling kalau bapaknya saja maling kelahiran anak generasi penerus tentu akan menjadi maling mengikuti budaya maling jadi banyak sekarang manusia maling teriak maling di Indonesia. Karena bangsa Indonesia memang sudah ditakdirkan manjadi bangsa maling dimana-mana.

    Bangsa ini tidak pernah ada malunya membuat bangsa Indonesia tetap terbelakang tidak pernah ada kemajuan negara lain sudah sangat maju Indonesia tetap dalam kemajuan menimbun harta pribadi inilah pemimpin bangsa Indonesia yang selalu haus kekuasaan dan haus harta dunia.

    Kasihan bangsa Indonesia selalu dalam penderitaan karena pemimpin mempunyai kaleber murahan dan kurang pendidikan.
    Ini hari ganti pemimpin besuk mencuri merampok harta negara,
    lihat semua kasus di Indonesia lembaga negara DPR dan kejaksaan semuanya manusia maling kalau dilihat latar belakang kasus-kasus mereka sebahagian besar elite wong Jowo. Inilah bangsa yang besar besar maling di Indonesia.

    Comment by Mr.Nunusaku | July 28, 2008 | Reply

  39. Apaka kita tidak malu disebut Indonesia bangsa maling…
    Apakah kitamnerasa bangkah disebut bangsa yang besar malingnya..,kondisi yang kita lihat tiap hari diliputan6 com

    Kasus persidangan kroptor, perampokan, perkosaan, pembunuhan
    lalu dipotong-potong menjadi 10 bahagian, banyak kasus yang kita lihatb setiap hari benar-benar sangat memalukan.

    Karena banyaknya pengangguran maka terjadilah perampokan dan pembunuhan yang sadis, kasihan bangsa tempe gok begitu bobrok…? apakah ini budaya bangsa yang besar…?

    Comment by Mr. Nunusaku | December 16, 2008 | Reply

  40. Saya membenarkan kata yang diatas, kropsi menjadi keturunan dalam negara ini. Bayangkan kalau wakil rakyatnya tukang menerima suap dan kropsi, sudah tentu ranyatnya sekarang menjadi perampok dimana-mana seperti kita lihat banyak terjadi dikalangan mayoritas islam, sebab ini saya memberikan julukan negara kriminal made in Indonesia.

    Sebab banyak sekali terdapat dinegara ini manusia-manusia berwajah kriminal tukang tipu, perampokan dimana-mana, pelcehan seksuel, pembunuhan dimana-mana, hasil selingkuh bayainya dibuang ditempat sampah, dan banyak sekali peristiwa kriminal yang kita bisa melihat diliputan6 com.

    Memang negara ini penuh dengan segala bencana dimana-mana karena mukah Allah telah mengutuk bangsa ini, karena dosa berbuatan bangsanya sudah kelewat batas yang banyak dibuat orang-oarang beriman islam Jawa…di Jakarta dan sekitar pulau Jawa.

    Kutukan-kutukan azam bencana sedang berlaku disekitar pulau Jawa, kematian dimana-mana, banjir , tanah longsor, dan membawa kematian bagi meraka, semuanya karena klimak dosa mereka terlalu banyak dimata Alloh.

    Kita akan bertaya mau jadi apa dengan negara dan bangsa Indonesia ini, kalau wakil rakyatnya DPR berwaja kriminal tukang kropsi dan menerima suap seperti yang kita lihat dengan wanita yang bernama “Darwati” manusia keturunan ular-ular beludak yang banyak mengisap darah rakyat, dan rakyat tetap sampai saat menjadi pengemis, merampok, dan membunuh, inilah budaya bangsa tempe yang menjarah dimana-mama.

    Kasihan bangsa tempe ini dengan latar belakang kriminal yang dibuat oleh elite kita sampai negara ini masih banyak tertinggal dalam segala bidang, habis otaknya hanya dipergunakan hanya untuk penipuan sesamanya…, karena ya itu dilahirkan dari keturunan ‘ULAR-ULAR BELUDAK YANG MEMIMPIN BANGSA INI.

    WASSALAM

    Comment by Mr.Nunusaku | March 5, 2009 | Reply

  41. Sebenarnya penyakit AID tidak begitu berbahaya di negara Indonesia, yang paling bahaya penyakit yang sangat menular adalad penyakit suap dan kropsi dikalangan elite penguasa kita.

    Kita bayang jika wakil rakyat saja berani meneria suap dan melakukan kropsi, berarti negara kita dapat disebut bangsa kriminal dari tingkat atas dan kebawah adalah manusia-manusia keturunan ‘ULAR-ULAR BELUDAK” BUDAYA KRIMINAL MALU KALU SAYA DISEBUT NEGARA KRIMINAL.

    Comment by Mr.Nunusaku | November 9, 2009 | Reply

  42. Karena hukum bar bar dinegara maling Indonesia suap kropsi tumbuh seperti jamur.
    Kalu hukum RI diganti seperti di Cina yang melakukan kropsi hukum mati ini bari Indonesia menjadi makmur. Tetapi tetap memakai hukum bar-bar karena hukum bisa dibeli dengan wang recehan karena kejaksaan juga adalah manusia maling menunggu suap masuk…agar hukuman kropsi menjadi ringan.

    Tetapi ini sudah menjadi budaya RI Jawa dimana-mana agar maling wong Jowo bisa hidup, karena negara maling ini diperintah oleh keturunan maling wong jowo…kan ini nyata selama dalam pemerintahan RI Jawa budaya maling tetap berkembang dalam pemerintah RI Jawa.

    Comment by Mr.Nunusaku | January 28, 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: